PKL Cileungsi Bikin Jalan Sempit

by -

METROPOLITAN – Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Cileungsi dianggap mengganggu ketertiban lalu lintas. Akibat menjamurnya PKL di Jalan Raya Jonggol, Cileungsi, membuat jalan semakin sempit dan mengganggu kelancaran lalu lintas. “Jalan jadi sempit karena PKL jualannya di bahu jalan,” keluh warga Citra Indah, Muksin, kemarin.

Menurut dia, banyak pengendara roda dua maupun roda empat terhambat dengan keberadaan PKL di bahu jalan. Apalagi, selain mempersempit akses jalan bagi pengendara, PKL di lokasi tersebut juga menjadi penghasil sampah yang tercecer ke jalanan.

Sampah basah seperti sisa-sisa sayuran membuat jalan tesebut licin dan membahayakan pengendara yang melintas. Di samping itu, bau tak sedap membuat warga sekitar tidak nyaman. “Ada juga sampah yang menumpuk di kolong jembatan fly over Cileungsi. Jadi kesannya Cileungsi ini kota yang kumuh,” sesal Muksin.

Baca Juga  2 Jam Angkut Dua Ton Sampah

Sementara itu, seorang pedagang di Jalan Raya Cileungsi, Dede, mengaku telah mengikuti prosedur berjualan dengan membayar retribusi. Tentunya uang retribusi sampah menjadi dalihnya bahwa urusan sampah sudah ada yang membereskan dari pihak terkait.

“Di sini saya jualan bayar awalnya seterusnya sih cuma bayar retribusi sampah dan bayar lampu. Sudah aman sekarang tidak ada gusuran lagi, makanya yang jualan semakin banyak,” beber Dede. (gi/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *