Rumah Dibakar Sang Anak yang Alami Gangguan Jiwa di Cianjur

by -

JAKARTA – Seorang anak bernama Agus Ulil (24) yang menderita gangguan jiwa, membakar rumah orangtuanya, di Kampung Pasir Muncang, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, Jawa Barat, pada Jumat (1/2/2019).

Asal kabar ini diunggah oleh akun Facebook Yanti Zulva, Jumat (1/3/2019).

Akun tersebut juga mengunggah video yang terlihat sebuah rumah dilalap api yang begitu besar.

Kobaran api juga tampak sebagian dari rumah yang terlepas dari bahan kayu.

Sementara mewakili warga melihat dari pinggir jalan.

“Allahu Akbar, budak teh durhaka,” ujar perekam tersebut.

Sambil berbicara, lelaki itu juga beberapa kali berbicara dengan Bahasa Sunda.

Sementara dalam video tampak juga sang ibu menangis histeris dan di samping seseorang membantah anak yang menjadi pembelanjaan.

Sang anak yang hanya mengenakan celana jeans tanpa baju, tampak diam tanpa ekspresi.

Kalo gini tinggal di mana, “ujar sang ibu dalam Bahasa Sunda.

Sementara kondisi sang anak, dibeberkan oleh akun Facebook Amoy Endang yang mengomentari video postingan.

Ia mengklarifikasi bahwa pembakar rumah orangtuanya ini merupakan orang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Akun Amoy juga mengatakan jika sang anak memiliki kejiwaan yang normal akan menghancurkan rumah orangtuanya.

“Maaf mba Yanti Zulva, anak ini adalah pasien ODGJ kalau dia dengan keadaan normal tidak akan dia merusak rumah sediri,” tulis akun Amoy Endang.

Ia memuji anak kesal karena terpaksa tak diperdulikan oleh rumah.

Ia pun meminta agar diminta dibully karena keadaanya.

“Jangan salahkan anaknya, tapi ke mana keluarganya kemana orangtuanya, kenapa anak tersebut ditinggal sendirian di rumah dengan keadaan tidak sehat. Ketika dia lapar, ketika dia menginginkan sesuatu dmna mereka.

Jadi patutlah anak tersebut semakin menjadi karena merasa di sisihkan. Coba mengerti keadaan pasien. Terimakasih,” tulis akun Amoy Endang.

Sementara itu, ia juga mengatakan telah melaporkan pelaku kepada relawan ODGJ.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak relawan ODGJ, sekarang pasien sudah diamankan,” jelasnya.

Akun Amoy Endang dalam beranda Facebooknya juga tampak mengunggah foto rumah yang telah rata dengan tanah dalam kondisi hangus.

Ia juga menuliskan sebuah doa agar pelaku cepat sembuh dan bisa hidup dengan normal.

“Kini menjadi puing2 yang tak bisa di tinggali, semua hanya menjadi kenangan keluargamu saja.”

“Wahai nak, semoga kau cepat pulih dan bisa hidup normal dengan keluargamu,” tulis akun Amoy Endang, Selasa (26/2/2019).

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian tentang kejadian tersebut.

Sumber: Tribunbogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *