Santri PPIQ Jadi Pengusaha Roti

by -

METROPOLITAN – Ciomas  Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan dalam program Menumbuhkan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren Ilmu AlQur’an (PPIQ) Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/3). Bantuan tersebut berupa peralatan pembuat kue dan roti, program menumbuhkan wirausaha baru di PPIQ Ciomas ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan ekonomi industri kecil menengah dan menambah wirausaha pesantren. “Bantuan ini untuk meningkatkan jumlah wirausaha. Seperti yang saya sampaikan namanya industri maju itu bisa dibilang jika sudah mencapai 4 persen, nah kita ini masih antara 2,8 sampai 2,9 persen,” kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih.

Gati mengatakan, pemberdayaan pesantren program usaha baru ini sangat besar potensinya dibidang ekonomi. Program wirausaha baru ini juga bertujuan membantu mengurangi pengangguran terutama bagi lulusan pesantren yang sebelumnya sudah dibekali ilmu bidang wirausaha. “Kami melihat bahwa lulusan pesantren ini perlu dibekali dengan kemampuan di sektor ekonomi. Karena kalau tidak dibekali takutnya nanti mereka bingung mau kerja apa, kan mereka perlu hidup, kalau masih di pesantren kan masih dimodali,” katanya.

Hingga kini, Kemenperin memiliki 3.000 pesantren binaan di seluruh Indonesia dengan masing-masing bidang usaha. ”Dengan sinergis antara kementerian dan pondok pesatren dalam mengembangkan industri kewirausahan tentunya bisa meningkan kewirausahan yang berdampak ke peningkatkan perekonomian di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan PPIQ, Haji Mashuri mengaku sangat ersyukur atas bantuan Dirjen IKMA Kemenperin yang sudah membantu usaha pesantren ini. “Alhamdulillah PPIQ dapat bantuan dari Kementerian Perindustrian untuk melengkapi alat-alat produksi roti,” terangnya.

Atas bantuan tersebut, secara langsung menambah produksi kue yang diproduksi pesantren PPIQ dengan merek Rotina. “Yang tadinya sehari hanya produksi 5 kilo, sekarang bisa sampai 30-50 kilo, dan insya Allah kita berencana menyuplai roti-roti dan kue-kue ini ke pesantren lain,” pungkasnya.

(ads/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *