Sesudah 17 April, Jalan Margonda Depok Diberlakukan Dalam Sistem Ganjil-Genap

by -

JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jawa Barat akan memberlakukan aturan ganjil-genap (Ga-Ge) di Jalan Margonda setelah 17 April 2019.

“Pemberlakuan yang telah melalui koordinasi bersama Dishub Depok dan akan diberlakukan setelah 17 April 2019 dengan tujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang saat ini sering terjadi di daerah ini,” kata Direktur Prasarana BPTJ Kementerian Perhubungan, Wisnu Heru Baworo di Cimanggis, Depok, seperti dilansir Antara, Jumat (15/3).

Menurut Wisnu pada penerapan ganjil-genap ini juga sudah sesuai dasar hukum untuk penerapan persetujuan pribadi, yaitu Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam pasal 133. Selain itu dengan mempertimbangkan penerapan tersebut, kata dia, diharapkan untuk meningkatkan efisiensi dan pemanfaatan ruang lalu lintas.

Baca Juga  Erik Kurniawan : Jatah Kursi Untuk DPD Di Tiap Provinsi Tak Perlu Ditambah

Dengan adanya perkembangan dan tingkat mobilitas yang tinggi pada ruas jalan tersebut, kata dia, saat ini sudah disetujui terjadi penumpukan kendaraan dan perbaikan pemberlakuan ganjil genap tidak hanya pada akhir pekan saja.

Sementara itu, pengangkutan perkotaan dan transportasi, Yayat Supriatna mengatakan dalam pengembangannya Kota Depok membutuhkan banyak alternatif dalam menunjang transportasi yang memadai untuk kelancaran mobilitas masyarakatnya.

“Ini karena Kota Depok merupakan daerah penyangga¬†Jakarta¬†dengan intensitas penduduknya bermata pencaharian di Ibu Kota Jakarta,” katanya.

Namun, kata dia, hal itu belum terlaksana dengan baik, sehingga sering kali dilakukan penumpukan pada beberapa ruas jalan seperti Jalan Margonda, Jalan Dewi Sartika, dan jalan lainnya.

Baca Juga  Peringati Hari Koperasi, Kota Bogor Gelar Lomba Bisnis Plan hingga Jalan Sehat

“Harusnya pemerintah daerah membuat cara agar masyarakatnya dapat terkondisikan dengan memilih angkutan umum yang disetujui kendaraan pribadi,” katanya.

Sumber : Merdeka

Leave a Reply

Your email address will not be published.