Gencarkan Pemilu Damai

by -

METROPOLITAN – Menjadi Penyelenggara Pemilu Kecamatan (PPK) di Kecamatan Jasinga tidaklah mudah. Hal ini disampaikan Ketua PPK Jasinga, Raod Kamaludin. Berikut petikan wawancara dengan ayah satu anak ini:

Apa yang melatarbelakangi Anda menjadi ketua PPK Jasinga?

Saya ingin menggali wawasan bagaimana pemilu bisa berjalan aman dan kondusif. Selain itu, juga untuk menambah pengalaman dan teman.

Sudah berapa kali Anda terlibat dalam penyelenggaraan pemilu?

Saya terlibat dari 2014, waktu itu menjadi anggota KPPS. Untuk 2018, saya juga terlibat dalam pilkada dan tahun ini pemilu serentak dengan menjadi ketua PPK Jasinga.

Saat Anda dilantik hingga selesai pleno, apa suka dan dukanya?

Banyak sekali, tapi saya hadapi dengan iklas dan penuh kesabaran. Namanya bekerja, pasti ada suka maupun duka. Dukanya, ketika honor rekan-rekan PPS terlambat. Sukanya yang pasti banyak, seperti menambah kawankawan dari KPU, PPK dan PPS. Mereka semua seperti keluarga.

Bagaimana cara Anda mengajak masyarakat agar tidak golput?

Seperti biasa, kami memberikan sosialisasi pada masyarakat dengan simulasi, terutama manula dan penyandang disabilitas. Itu semuanya kami lakukan dengan tujuan agar pelaksanaan pemilu berjalan aman dan tertib.

Pengalaman apa yang mengesankan bagi Anda selama menjadi penyelenggara pemilu?

Pengalaman yang mengesankan adalah kebersamaan. Kami bersamasama kerja dengan stakeholder di Kecamatan Jasinga.

Berapa desa dan jumlah hak pilih di Kecamatan Jasinga, apakah golput masih tinggi atau berkurang?

Alhamdulillah tahun ini partisipasi pemilih sekitar 84 persen, sangat meningkat dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, masyarakat Jasinga begitu antusias untuk menyuarakan hak politiknya pada pesta demokrasi lima tahunan ini.

(mul/d/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *