Indocement Renovasi Rumah Warga

by -

METROPOLITAN – Miris melihat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lulut, Leuwikaret dan Bantarjati di Kecamatan Klapanunggal, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk turun langsung dan membongkar serta merenovasi rumah warga tersebut. Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya mengatakan, renovasi yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari bukti kepedulian terhadap lingkungan, sejalan dengan tujuan Tanggungjawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR). melalui program Goes to Community. “Yang kami bongkar rumah yang sudah sangat memprihatinkan. Melihatnya saja sudah sangat khawatir, terlebih kondisinya hampir roboh,” katanya kepada awak media, kemarin. Christian melanjutkan, renovasi yang dilakukan meliputi beberapa desa, seperti rumah milik Duki, warga Desa Leuwikaret, yang bekerja sebagai buruh lepas. Serta beberapa desa lainnya, seperti di Desa Lulut, Bantarjati hingga Kecamatan Citeureup. “Ada empat direksi yang ikut terjun langsung untuk membantu, serta 150 karyawan,” ucapnya.

Baca Juga  Proyek Terminal Baranangsiang Tunggu Titah Jokowi

Di sisi lain, ada pesan moril dari kegiatan tersebut yang ingin disampaikan. Yakni nilai gotong royong yang harus terus tumbuh bersama, baik dari pemangku kebijakan ataupun masyarakat, yang patut dijaga dan dipertahankan. “Sudah hampir 10 tahun, kami terus melakukan kegiatan ini. Kurang lebih 260 rumah yang sudah kami bantu di area komplek dan terminal pabrik,” tandasnya. Dia menambahkan, program renovasi RTLH bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, untuk memenuhi kebutuhan primer.

Sebab, kehidupan yang layak merupakan salah satu dasar utama tercapainya masyarakat yang mandiri dan mampu memenuhi semua kebutuhan dasar dengan kemampuannya sendiri “Program Renovasi Rutilahu merupakan salah satu langkah nyata Indocement dalam mendorong tercapainya 4 Pilar SDG-Indonesia. Seperti Pilar Pembangunan Sosial uang, didalamnya ada lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat & Sejahtera, Pendidikan Berkualitas dan Kesetaraan Gender,” pungkas Christian. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *