Jadi Daya Tarik Wisata Plus Momen Kebangkitan Nelayan

by -

METROPOLITAN – Perayaan Hari Nelayan Nasional Tingkat Kabupaten Sukabumi yang ke-59 berlangsung meriah. Dengan mengusung tema ’Menjaga Nilai Tradisi dan Budaya, Memupuk Solidaritas menuju Sukabumi Lebih Baik’, kegiatan yang berlangsung di Lapangan Alun-alun Palabuhanratu, Jalan Siliwangi, Sukabumi, pada Minggu (7/4), dihadiri banyak kalangan.

Kegiatan itu dihadiri mulai dari pejabat, nelayan dan masyarakat di sekitar Palabuhanratu hingga wisatawan domestik dan mancanegara. Tak ketinggalan para finalis Puteri Nelayan 2019 juga turut tampil memukau. Di antaranya Neng Alvi, Nadia Tri Herdiyanti, Intan Febriani Iskandar, Ayu Damayanti, Ine Febrianti, Desi Triyani, Raisya Ramdini, Fara Fahcrunisa dan Salma Sri Rahayu. Mereka semua telah ditetapkan sebagai Duta Pariwisata.

Baca Juga  Sekda Imbau ASN Kota Sukabumi Jangan Terlibat Proses Pilkada

Selain itu, kegiatan tersebut juga diramaikan berbagai kegiatan. Mulai dari olahraga, lomba seni budaya, kegiatan religi serta ekspo perikanan dan pembangunan.

Puncak pesta nelayan tersebut memang jadi momentum kebangkitan nelayan di sepanjang pesisir Pantai Selatan Sukabumi, sekaligus jadi daya tarik pariwisata.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengaku bangga dengan terselenggaranya pesta rakyat tersebut. ”Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas jerih payah dan pengorbanan saudara kita para nelayan dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya ketersediaan bahan pangan hasil laut,” ungkapnya.

Marwan menjelaskan kegiatan itu sebagai bentuk pelayanan dan upaya meningkatkan kesejahteraan para nelayan, sebab telah sampainya aspirasi masyarakat. ”Pemkab Sukabumi juga didukung Pemprov Jabar ke pemerintah pusat untuk dilakukan kajian ulang dan mendalam DED PPI Cisolok sampai tuntas,” jelasnya.

Baca Juga  Usung Tema ’Indonesia Ramah’, Wabup Tersanjung

Marwan juga meminta nelayan untuk melengkapi dokumen kapal, mengikuti aturan perundangan yang berlaku, mengutamakan keselamatan di laut, menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan serta melengkapi persyaratan pembuatan kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan sebagai identitas profesi pelaku usaha, sehingga memudahkan perlindungan dan pemberdayaan bagi nelayan.

”Banyak hal yang sarat nilai dalam penyelenggaraan hari Syukuran Nelayan, di antaranya memanfaatkan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dengan lebih arif dan bertanggungjawab untuk kelestarian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” bebernya.

Ia pun mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada semua pihak atas terselenggaranya Syukuran Nelayan di Palabuhanratu 2019. ”Saya mengingatkan kepada para nelayan untuk menyisihkan sebagian hasil tangkapan ikan untuk pembayaran zakatnya supaya tangkapannya selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” pungkasnya. (hep/ feb/run)

Baca Juga  Pemkab Sukabumi Bakal Bangun Mal

Leave a Reply

Your email address will not be published.