Jeepsi Sukabumi 4×4 Biayai Pembangunan Rutilahu Mak Unah

by -

METROPOLITAN – Jeepsi Sukabumi 4×4 Community bekerja sama dengan Kelurahan Cikundul dan Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mendanai renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Mak Unah, guru ngaji penyandang disabilitas yang terletak di Kampung Cikundulgirang, RT 02/07, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Koordinator Lapangan Bedah Rutilahu, Daeng Eldena R, mengaku Jeepsi Sukabumi 4X4 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp80 juta. Jumlah itu akan dialokasikan untuk membiayai Rutilahu Mak Unah sebesar Rp38 juta dan untuk pembangunan MCK Masjid AlHidayah sebesar Rp15 juta.

”Alhamdulillah Jeepsi Sukabumi 4×4 hari ini mulai pembanguan rumah Mak Unah. Kita anggarkan Rp38 juta, Rp15 juta untuk MCK, sisanya akan kami sumbangkan untuk Rutilahu lainnya,” tuturnya kepada Metropolitan di lokasi pembangunan.

Menurutnya, dana pembangunan Rutilahu untuk Mak Unah itu berasal dari donasi seluruh anggota tetap Jeepsi Sukabumi 4X4 itu juga dalam memperingati Hari Jadi ke-105 Kota Sukabumi.

”Dalam kegiatan bakti sosial Jeepsi kali ini kami juga memperingati Hari Jadi ke-105 Kota Sukabumi. Kita rutin laksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) seperti ini. Besok kita akan kunjungi korban pergeseran tanah di Nyalindung, Insya Allah,” ungkapnya.

Daeng juga menjelaskan bahwa Rutilahu Mak Unah akan dibangun dengan luas 8×6 meter persegi, yang didesain untuk dua ruang kamar, ruang tengah, dapur serta WC agar Mak Unah tidak kesulitan jika akan melakukan kegiatan MCK. Bahkan di depan rumah pun nantinya akan dibangun tempat wudu.

”Kami menargetkan pembangunan bisa terselesaikan dalam waktu 30 hari. Namun jika kondisi cuacanya mendukung, Insya Allah bisa kelar dalam tempo 20 hari,” jelasnya.

Sementara di tempat yang sama, Lurah Cikundul Agus Heryanto mengapresiasi kegiatan baksos yang dilakukan komunitas pecinta mobil Jeep tersebut. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada Jeepsi lantaran komunitas tersebut setidaknya sangat membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah Rutilahu di Kelurahan Cikundul yang saat ini berjumlah 208 unit.

”Meskipun kami tahun ini sudah mendapatkan bantuan untuk 70 Rutilahu dari provinsi dan kementerian PUPR, setidaknya bantuan dari komunitas tersebut bisa lebih menghemat kuota,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, Rutilahu Mak Unah awalnya sudah dimasukkan daftar penerima bantuan Rutilahu 2019. Namun karena sudah mendapatkan bantuan dari Jeepsi, kuotanya akan dilimpahkan kepada Rutilahu lainnya, sehingga bisa menambah jumlah penerima bantuan dan otomatis akan mengurangi jumlah Rutilahu di Kelurahan Cikundul.

”Selain itu, kegiatan ini sangat mendukung program destinasi wisata di wilayah kami yang akan dikembangkan dalam waktu dekat ini di daerah Cigedud, yang akan bardampak baik bagi pembenahan lingkungan. Kami mengucapkan terima kasih,” tutupnya. (dna/ade/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *