Neng Alvi Jadi Putri Nelayan 2019

by -

METROPOLITAN – Kontes pemilihan Putri Nelayan Palabuhan Ratu 2019 sudah selesai. Neng Alvi terpilih sebagai Putri Nelayan yang baru menggantikan Jihan Novita Putri Ali. Pemilihan dan seleksi itu berlangsung di Gedung Pridnanda Palabuhanratu pada Jumat (29/3). Selain Neng Alvi, ada juga beberapa kontestan yang berhasil menjadi juara. Dengan rincian, runer up diisi Nadia Tri Herdiyanti dan disusul posisi ketiga Intan Febriani Iskandar. Kemudian putri favorit dimenangkan Ayu Damayanti. Selanjutnya, putri photogenic oleh Ime Febrianti, putri persahabatan Desi Triyani, putri intelegency Raisya Ramdini, putri berbakat Fara Fahcrunisa serta putri entrepreneur dimenangkan Salma Sri Rahayu. Koordinator pemilihan Putri Nelayan 2019, Listy, menjelaskan Neng Alvi terpilih sebagai Putri Nelayan setelah berhasil mengalahkan kontestan lain yang berjumlah 30 orang. Pemilihan itu berdasarkan tiga kategori yaitu Brain (otak, kecerdasan dan intelektualitas), Beauty (kecantikan, indah dan elok) serta Behavior (tingkah laku dan attitude). Sementara itu, Ketua Umum Hari Nelayan Nasional ke-59, Pepen Supendi, mengucapkan selamat kepada kontestan terpilih.

Baca Juga  Vinales ogah Menyerah

Ia juga tak lupa mengapresiasi panitia acara hingga masyarakat yang ikut terlibat dalam menyukseskan perhelatan tahunan ini. Menurut calon anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil 5 Sukabumi ini, ajang itu merupakan simbol dan citra Sukabumi di mata nasional dan internasional. Sebab, menggambarkan persatuan sebagai bangsa yang besar dan berkeanekaragaman budaya. Untuk itu, mari pertahankan dan terus angkat kegiatan positif seperti ini. “Kami juga berharap pemerintah dapat mendukung terus kegiatan ini dengan memberikan perhatian. Karena ajang seperti ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan hingga memberikan edukasi bagi penerus generasi bangsa yang aman, tenteram, damai dan humanis,” kata politisi dari Partai Golkar itu.

Baca Juga  Korban Ombak Karanghawu Ditemukan tak Bernyawa

Hal senada diungkapkan Ketua PHRI Kabupaten Sukabumi Leuleung. Ia mengaku bangga atas kinerja panitia dan masyarakat yang terlibat menyukseskan acara tersebut. Sebab, kegiatan itu merupakan kekayaan budaya eksotis yang perlu diangkat dan terus dipertahankan dengan baik. Sebab, ini merupakan wujud kearifan budaya lokal dan daya tarik pariwisata lokal hingga mancanegara. “Semoga ini bisa terus dipertahankan. Sesuai komitmen Presiden Jokowi dan Kementerian Pariwisata dalam mempromosikan wisata lokal untuk menjadi salah satu pesona wisata Indonesia,” katanya. (hep/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *