Pencoblosan Ulang tak Diminati Pemilih

by -
SEPI PEMILIH: Petugas menunggu pemilih yang datang saat PSL di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/4).

METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di 41 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/4). Namun, pencoblosan lanjutan untuk 1.348 pemilih itu kurang diminati dan partisipasi pemilihnya hanya di bawah 50 persen.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, masalah kehadiran di PSL ini memang tidak maksimal. Padahal aparat pemerintah setempat beserta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sudah mendorong warga menyalurkan hak pilihnya kembali. “Catatannya, pertama memang masalah kehadiran atau partisipasi pemilih yang tidak maksimal. Antusiasmenya kurang, masih di bawah 50 persen,” kata lelaki yang akrab disapa Burhan.

Baca Juga  Poster Caleg-Caleg Pasang Foto Terbalik, Apa Maksudnya?

Namun, dirinya tetap mengapresiasi KPU yang telah memfasilitasi pemilih untuk mendapatkan hak pilihnya karena pada pencoblosan sebelumnya kehabisan surat suara untuk pemilihan DPRD Jawa Barat. Catatan lainnya, Bawaslu menilai kesiapan KPU dalam PSL masih kurang. Contohnya ada beberapa logistik yang baru datang ketika pemilihan dimulai, ada salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak diberikan ke saksi hingga Daftar Calon Tetap (DCT) yang tidak ditempel. “KPPS juga terlihat kurang maksimal karena hal-hal administrasinya tidak dipersiapkan. Kondisi ini mungkin karena persiapannya yang mendesak dan terbatas,” terangnya.

Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Bogor Herry Setiawan mengakui partisipasi pemilih pada PSL lalu di bawah 50 persen. Menurutnya, kondisi ini juga disebabkan kurang kuatnya sosialisasi DPRD provinsi dari peserta pemilu. “Kebanyakan calon anggota legislatif (caleg) provinsi bisa dihitung jari yang serius kerja politik dibandingkan DPR RI dan DPRD kabupaten,” ujar Herry.

Baca Juga  Aya Kawani Jadi Motor Penggerak Di Desa

Namun sejauh ini, dirinya mengaku tidak ada potensi wilayah lain untuk PSL maupun Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Bogor. “Sejauh ini nggak ada lagi PSL atau PSU untuk kabupaten. Hanya ada hitung ulang rekap Kecamatan Sukajaya karena ada kesalahan tata cara rekap,” tandasnya. Sebelumnya, kekurangan surat suara di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, saat pencoblosan 17 April lalu, berbuntut panjang. Bawaslu Kabupaten Bogor merekomendasikan KPU Kabupaten Bogor menggelar PSL di 41 TPS di Desa Cijujung.(fin/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.