Petugas Pemilu Yang Meninggal Jadi 32 Orang

by -

Jakarta – Petugas pemilu yang terdiri dari KPPS dan Linmas yang meninggal di Jawa Tengah hingga saat ini tercatat sebanyak 32 orang. Mereka meninggal akibat dampak dari kelelahan menjalankan tugas.

Komisioner KPU Jawa Tengah, Ikhwanudin membenarkan hal itu. Dari catatan KPU Jateng, ada 32 petugas meninggal dan 249 petugas sakit karena lelah.

“Up date per 24 April 2019 (kemarin) jam 19.00, sakit 249 meninggal 32 orang,” kata Ikhwanudin, Kamis (25/4/2019).

Dari data yang diperoleh detikcom dari KPU, 32 orang tersebut meninggal setelah sakit akibat kelelahan dan bahkan hingga kecelakaan karena berkendara saat kondisi lelah.

Para petugas yang meninggal tersebut berada di Kabupaten Banyumas 3 orang, Purbalingga 2 orang, Karanganyar 4 orang, Banjarnegara 2 orang, Grobogan 3 orang, Demak 3 orang, Brebes 2 orang.

Baca Juga  Polisi Amankan 20 Bandar dan Kurir Narkoba di Bogor, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kemudian masing-masing satu orang ada di Kabupaten Wonosobo, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Rembang, Kudus, Jepara, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, dan Kabupaten Semarang.

Data tersebut masih bisa terus berkembang karena belum ada data dari Kota Semarang yang menurut informasi ada juga petugas yang meninggal hari Rabu (24/4).

Pihak KPU masih membahas soal santunan kepada ahli waris petugas yang meninggal. Mereka memperkirakan nominalnya Rp 36 juta dan kini masih dibahas dengan Kementerian Keuangan.

“Santunan sedang dirapatkan dengan Kemenkeu di pusat. Tapi dari solidaritas KPU ada dari dana pribadi, dana sosial. Belum tahu berapa akan hitung dulu, kebutuhan berapa,” kata komisioner KPU Jateng, Paulus kepada detikcom, Selasa (23/4) lalu.

Baca Juga  Muncul di Lubang Saluran Induk Ular Kobra Dimatikan

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga akan memberikan santunan yang akan cair pada Jumat (26/4). Meski demikian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo belum mengungkapkan berapa nominalnya.

“Insyaallah Jumat besok akan kita berikan santunan. Tidak hanya yang meninggal saja, tapi yang sakit juga akan kami berikan,” kata Ganjar Pranowo, Rabu (24/4). (alg/sip)

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *