Sebar Video Dugaan Kecurangan Diperbolehkan

by -

METROPOLITAN – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja tidak mempersoalkan video rekaman masyarakat yang diunggah dalam media sosial terkait dugaan tindak kecurangan dalam Pemilu 2019. Bawaslu membuka diri atas video hasil unggahan masyarakat.. Asalkan, masyarakat menyertai videonya dengan lokasi terjadi dugaan kecurangan. “Lapor kami boleh, viralkan boleh ke kami. Itu dua-duanya. sebelum anda viralkan lapor ke kami dahulu atau pas anda laporkan, (sekaligus) anda viralkan, silakan,” kata Rahmat.

Menurutnya, Bawaslu akan menginvestigasi semua laporan, termasuk video viral masyarakat. Bahkan, Bawaslu akan menghukum pengawas setempat yang lalai menindak dugaan kecurangan. “Itu jadi koreksi bagi kami,” terangnya. Rahmat mengatakan, Bawaslu komitmen mewujudkan Pemilu 2019 yang adil. Bawaslu tidak ingin hasil Pemilu menuai banyak pertanyaan masyarakat. “Kami tidak akan melindungi pengawas kami yang bermasalah, daripada masa depan demokrasi negara hancur. Kami tindak yang bermasalah itu,” tegasnya.

Di Kabupaten Bogor sendiri, video dugaan pelanggaran juga tengah viral di jagat dunia maya. Dalam video itu, salah seorang pemilih nampak diarahkan untuk memilih salah satu calon. Informasi yang dihimpun, video berdurasi 1 menit 40 detik itu diambil di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 24 Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor.

Dalam video itu, nampak petugas memanggil salah satu pemilih untuk mendapat giliran mencoblos. Namun saat dibilik suara, pemilih menghampiri seorang pria berkemeja putih dengan kacamata yang membukakan surat suaranya. Pria itu lantas mencobloskan surat suara calon presiden dan satu surat suara berwarna hijau milik pemilih. Surat suara pemilihan presiden terlihat dicobloskan ke pasangan nomor urut satu. Bawslu Kabupaten Bogor tengah menangani kasus ini. (jpnn/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *