Baca Alquran Jadi Sumber Kekuatan Jalani Aktivitas

by -
MESRA: Kepala Bidang Angkutan di Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi bersama istrinya saat buka puasa.

METROPOLITAN – Ramadan tahun ini jadi bulan yang dinantikan bagi Dudi Rukmayadi. Bukan hanya sibuk dengan pekerjaannya sebagai kepala bidang angkutan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dudi juga punya agenda rutin tiap Ramadan. Yakni tadarusan jelang berbuka dan usai Salat Tarawih.

Setiap  tahunnya kebiasaan itu terus dilakukannya. Tak heran bila aktivitas itu pun membuat sosoknya jadi panutan dalam keluarga, khususnya untuk anakanak. “Alhamdulillah, ini kan bulan penuh berkah, jadi harus kita manfaatkan betul untuk mendalami Alquran,” katanya. Baginya, usai urusan kerja maka berkumpul dengan keluarga bisa jadi penawar rasa lelah. Apalagi bila selesai membaca Alquran, Dudi mengaku seperti mendapatkan kembali energi yang sudah dikeluarkan selama beraktivitas pagi.

“Tarawih, tadarus, kumpul bareng keluarga, ini bisa dibilang sumber energi. Jadi setelah seharian kita bekerja, kalau bisa melakukan tiga hal itu rasanya jadi bersemangat lagi menyambut hari esok,” kata Dudi saat di rumahnya, Jalan Bali Nomor 149, Perum Pondok Aren, Bogor Kota. Rudi mengaku bisa betah berlama-lama membaca Aquran selepas Tarawih. Tak heran bila ia pun tak ingin diganggu saat sudah membacanya.

“Paling lama membaca Alquran itu setelah Tarawih. Karena kan ke sananya panjang tuh, perasaan kita jadi adem, Alhamdulillah,” kata Dudi. Soal menu berbuka, ia pun tak punya makanan khusus. Hanya saja di tradisi keluarganya saat berbuka, sang istri tak hanya menyediakan makanan berat tapi juga menu atau camilan ringan. Termasuk mi glosor yang jadi favorit di keluarganya. “Biasanya istri saya suka menyediakan mi glosor.

Itu menu tahunan kalau bulan puasa. Saya makan setelah Salat Tarawih. Jadi kalau buka, saya cukup minum air putih,” ujarnya. Menurut Rudi, buka puasa dan sahur bareng bersama keluarga suatu keberkahan yang luar bisa. Sebab, momen tersebut hanya datang setahun sekali. “Saat menjalankan ibadah puasa, yang jelas memanfaatkan waktu sebaik mungkin, Insya Allah sehat dan kuat. Karena waktu saat Ramadan sangat bermanfaat,’’ tandasnya. (mul/c/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *