Bawaslu Kota Bogor Periksa Kasus Dugaan Politik Uang

by -

Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan hasil rekapitulasi pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor masih disibukkan dengan sejumlah laporan. Total masih ada dua laporan yang tengah ditangani Bawaslu Kota Bogor terkait dugaan politik uang saat pemilu 2019.

METROPOLITAN – Informasi  yang dihimpun, salah satu dugaan pelanggaran politik uang yang sedang ditangani adalah kasus yang melibatkan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kota Bogor dari Partai Hanura, Sendy Pratama. Rencananya, Bawaslu Kota Bogor akan melakukan rapat pembahasan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Jumat (24/5). “Ada dua lagi proses yang sedang berjalan, dugaan politik uang,” kata Komisioner Bawaslu Kota Bogor Divisi Penindakkan Pelanggaran, Firman Wijaya.

Menurutnya, kasus dugaan politik uang oleh Sendy Pratama merupakan informasi awal dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bogor Barat. Panwascam Bogor Barat meneruskan berkas informasi awal tersebut ke Bawaslu secara resmi pada 20 Mei 2019 dan akan dibahas dalam rapat pembahasan pertama hari ini. “Kemarin baru ada terusan dari Panwascam Bogor Barat secara resmi 20 Mei. Ini penerusan yang kedua kali. Kalau yang ini pembahasan di Sentra Gakkumdu yang pertama,” terangnya.

Sebetulnya, lanjut Firman, ada tiga kasus yang ditangani Bawaslu terkait dugaan politik uang. Namun, satu kasus lagi laporannya dicabut pelapor. Meski sudah dicabut, Bawaslu menjadikan kasus tersebut sebagai informasi awal untuk ditelusuri. “Terakhir itu sebetulnya ada tiga kasus, tapi satu kasus dugaan money politic (politik uang, red) laporannya dicabut. Tapi meskipun laporannya dicabut, kami jadikan itu sebagai informasi awal dan akan kami bahas pada rapat pembahasan nanti,” ungkap Firman.

Sementara itu, caleg Hanura Sendy Pratama mengaku belum mengetahui soal pembahasan kasus dugaan politik uang yang melibatkan dirinya. Namun, ia mengaku sudah kooperatif mengikuti klarifikasi dan memilih mengikuti prosedur yang ada. “Saya sudah kooperatif hadir diundang klarifikasi oleh Bawaslu. Mengikuti prosedur saja,” kata Sendy. (fin/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *