THR Cair, Honorer Gigit Jari

by -

METROPOLITAN – Jelang Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bakal segera didistribusikan, setidaknya pada Jumat (24/5), mengingat alokasi dana tersebut sudah diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Namun berbeda dengan para honorer yang harus gigit jari lantaran tidak mendapatkan THR dari pemerintah.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin menegaskan bahwa guru honorer tidak termasuk pihak yang mendapatkan THR dari pemerintah. Syafruddin mengatakan, THR hanya diperuntukkan bagi mereka yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). ”Yang dapat dari negara hanya pegawai negeri, PNS,” kata Syafruddin di Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat.

Sementara Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lia Kania Dewi mengatakan, Pemkot Bogor sudah menyediakan anggaran Rp65 miliar, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 untuk THR PNS dan Calon PNS. ”Selain para PNS, yang mendapatkan THR dari pemerintah ini termasuk pejabat negara seperti anggota DPRD dan para pensiunan,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.

Baca Juga  Ini Target Ivan Pramudia Sebagai Sekcam Leuwiliang Naikkan Derajat Aparatur Desa

Ia menjelaskan, secara umum pembagian THR bakal menyesuaikan pangkat dan jabatan di setiap instansi. Sementara itu, mekanisme pendistribusiannya bakal menggunakan sistem transaksi nontunai (transfer melalui bank, red). ”Besaran THR juga sama, yakni satu kali gaji. Mudah-mudahan tanggal 24 sudah masuk ke rekening masing-masing PNS,” harapnya. Di lingkungan Pemkot Bogor sendiri setidaknya ada 7.175 PNS yang bakal mendapatkan THR. Sedangkan untuk para honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mendapatkan kebijakan dari masingmasing OPD.

Pemberian THR dari pemerintah tidak berlaku bagi pegawai outsourcing. Sebab, menurutnya, outsourcing merupakan status yang sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga. ”Kita hanya mengatur THR untuk mereka yang berstatus non-outsourcing. Jadi THR bagi outsourcing menjadi tanggung jawab dan kebijakan perusahaan masing-masing,” pungkasnya.

Baca Juga  Seorang PNS Bagian Urus Akta Cerai Ditangkap Di Kafe

Sementara itu, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penempatan Dalam Jabatan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor Aries Hendardi menjelaskan, dari data yang dimilikinya, jumlah PNS di Kota Bogor sekitar 7.175 orang yang bakal mendapatkan THR. Dari jumlah tersebut yang berada di sektor pendidikan plus guru, yakni sebanyak 3.327 orang. (ogi/b/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *