Donor Darah Bantu tekan Kematian Ibu

by -

METROPOLITAN – Darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya, ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya. Karena itu, tema kampanye hari donor darah sedunia tahun ini adalah ’Darah yang Aman untuk Semua’, yang diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang di seluruh dunia untuk menjadi pendonor dan mendonorkan darah secara teratur.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg Oscar Primadi mengapresiasi para pedonor yang lewat sumbangan darahnya dapat menyelamatkan nyawa, memotivasi para pedonor darah agar terus menyumbangkan darahnya secara te- ratur dan m e- motivasi masyarakat yang belum pernah untuk mulai mendonorkan darahnya, terutama para kaum muda. ”Hal tersebut merupakan kunci untuk membangun pondasi yang kuat dalam pemenuhan kebutuhan darah nasional yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan semua pasien yang membutuhkan transfusi darah,” kata Oscarm.

Baca Juga  Soal Siltap Yang Tak Kunjung Cair Kembali Memanas

Tak hanya bermanfaat bagi pedonor, kegiatan donor darah rupanya juga berkontribusi untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) pada 2015, menunjukkan AKI di Indonesia mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup. Perdarahan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu.

Karena itu untuk mencegah hal tersebut, masyarakat memerlukan akses terhadap pelayanan darah dalam jumlah yang cukup. Hal tersebut tentunya dapat lebih mudah dicapai jika semakin banyak donor darah sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya ke Unit Transfusi Darah (UTD), sehingga UTD dapat selalu memenuhi permintaan darah dari fasilitas pelayanan kesehatan. ”Saya harapkan kita semua dapat ikut berperan serta dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah sukarela,” kata Oscar. (in/feb/run)

Baca Juga  Banyak Permintaan, Stok Plasma Darah di PMI Menipis

Leave a Reply

Your email address will not be published.