Golkar Jabar Singgung soal Desakan Munaslub

by -
ILUSTRASI: Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi menilai desakan Munaslub merupakan manuver sejumlah pihak.

METROPOLITAN – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara soal isu percepatan Munaslub di tubuh partai berlambang beringin tersebut. Menurutnya, desakan forum tertinggi partai untuk mengganti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto itu merupakan manuver sejumlah pihak yang mengincar jatah kursi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dedi menjelaskan, saat ini tidak ada hal mendesak yang membuat Partai Golkar harus segera menggelar Munaslub. “Tidak ada peristiwa politik yang dihadapi Golkar saat ini. Yang ada tentang menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pilpres dan pileg,” kata Dedi. Menurutnya, Munas memiliki agenda pembicaraan Partai Golkar menghadapi pesta demokrasi lima tahunan pada 2024.

Baca Juga  ZM Siapkan Hydrant di Permukiman Padat

Sehingga tidak mesti tergesa-gesa dengan memajukan Munas ke Oktober. Sementara soal kursi menteri maupun perumusan kabinet, Dedi mengaku presiden memiliki hak prerogatif, termasuk memilih tokoh Golkar yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menjadi menteri. “Kalau ingin bulan Oktober (Munaslub, red), berarti ada pihak-pihak yang kesengsem memiliki peran politik di bulan Oktober, hubungannya dengan presiden, urusan kabinet,” ungkapnya. Dedi juga menganggap desakan Munaslub berasal perorangan sehingga bukan murni urusan kepartaian. (trb/fin/run)a

Leave a Reply

Your email address will not be published.