Jelang Putusan MK, Ramai-ramai Deklarasi Damai

by -
TOLAK RUSUH: Warga saat deklarasi damai menolak kerusuhan jelang sidang putusan sengketa pilpres 2019 di MK, dengan penandatanganan spanduk dan pembacaan pernyataan sikap bersama Muspida Kabupaten Bogor.

METROPOLITAN – Jelang sidang putusan sengketa pemilihan presiden (pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), ribuan warga Kabupaten Bogor menggelar deklarasi damai menolak kerusuhan. Deklarasi bertajuk ’Damailah Indonesiaku, Kami Menolak Kerusuhan’ itu dilaksanakan di Plaza Utara Stadion Pakansari, kemarin.

Acara yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 Bhayangkara itu diawali gerak jalan santai, dengan rute melintasi jalur lambat seputaran GOR Pakansari. Setelah itu, peserta mengikuti senam bersama dilanjut bazar murah dan bakti kesehatan. Usai itu, deklarasi damai tersebut ditandai penandatanganan spanduk oleh Muspida Kabupaten Bogor dan berbagai elemen masyarakat. Bupati Bogor Ade Yasin memimpin langsung pembacaan deklarasi yang terdiri dari tiga poin. Pertama, masyarakat Kabupaten Bogor menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan kerusuhan yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, mendukung penegakkan hukum yang dilakukan Polri terhadap pelaku kerusuhan, penyebar hoaks, ujaran kebencian dan isu SARA yang dapat memecah belah NKRI. Ketiga, mendukung TNI-Polri dalam menjaga situasi Jawa Barat yang kondusif. “Ini untuk mengingatkan kepada masyarakat agar terus sadar arti kebersamaan dan bagaimana menjaga kondusivitas,” kata Ade Yasin. Menurutnya, menjaga kondusivitas bukanlah tugas TNI-Polri semata. Tetapi, itu semua menjadi tugas bersamasama. “Ini bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi juga tugas masyarakat khususnya,” tegasnya.

Senada, Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky mengatakan, deklarasi damai dilakukan karena Polri berada di tengah-tengah masyarakat. Dirinya ingin semua elemen ikut menjaga kondusivitas di Bumi Tegar Beriman. “Apabila ada silaturahmi yang sempat terputus antarmasyarakat setelah pemilu atau pilkada, mari kita satukan kembali,” ajak Dicky. Menurutnya, keamanan, ketertiban dan kedamaian tidak dapat terwujud tanpa peran serta dan partisipasi masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat meningkatkan kembali partisipasi dalam menjaga lingkungan. “Ke depan mari kita sama-sama tingkatkan lagi partisipasi untuk menjaga, mulai dari lingkungan yang terkecil hingga tingkat yang teratas. Sehingga apa yang kita inginkan dan kita ciptakan dapat terwujud,” pungkasnya. (fin/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *