Kecanduan Gadget Bikin Anak Gampang Ngamuk

by -

METROPOLITAN – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti penggunaan gawai yang berlebihan pada anak. Salah satunya dampak buruk kecanduan gawai yang membuat emosi anak jadi tak stabil. Komisioner Bidang Kesehatan dan NAPZA KPAI, Sitti Hikmawatty, mengungkapkan, pihaknya pernah menerima kasus dengan masalah kecanduan gawai.

”Anak itu saking kecanduannya, ketika gawainya tidak ada dia langsung tantrum, mengamuk,” ungkap Sitti dalam seminar media Hari Ulang Tahun ke-65 Ikatan Dokter Anak Indonesia di Salemba, Jakarta, ditulis Kamis (20/6). Sitti pun menemukan jawaban mengejutkan dari pasien tersebut ketika diberi pertanyaan: ”Bagaimana perasaanmu jika gawai diambil?” Pasien itu menjawab bahwa dia menjadi benci terhadap ibunya sendiri bahkan ada perasaan ingin membunuhnya. ”Karena itu kami berikan pemahaman, balita tidak boleh (menggunakan) gawai. Karena pola tumbuh kembangnya, belum siap kena radiasi dan pola tumbuh kembangnya berbeda,” kata Sitti.

Baca Juga  KPAI: Tidak Mungkin PJJ sampai Lulus

Sitti juga mengungkapkan salah satu dampak buruk dari penggunaan gawai adalah tidak optimalnya perkembangan gerakan bola mata anak karena terlalu terpaku pada layar. Sementara untuk remaja, Sitti menyarankan agar penggunaan gawai sebaiknya dibatasi satu jam. Ketika gawai digunakan berlebihan, kemampuan anak bertumbuh kembang jadi berkurang. (de/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.