Putusan MK Di Percepat Sehari

by -
DIMAJUKAN: Hakim saat memimpin sidang sengketa pilpres 2019 yang jadwal pembacaan putusannya dimajukan Kamis (27/6) dari semula akan dibacakan pada Jumat (28/6)

Mahkamah Konstitusi (MK) memajukan jadwal pembacaan putusan gugatan sengketa pilpres 2019 menjadi Kamis (27/6). Semula, putusan akan dibacakan pada Jumat (28/6).

METROPOLITAN – Dalam laman resmi MK, menyebutkan bahwa jadwal pembacaan putusan akan digelar pada Kamis (27/6) pukul 12:30 WIB. ”Iya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis (27/6) pukul 12:30 WIB,” kata Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso, kemarin. Fajar menjelaskan tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan itu dipercepat. ”Intinya karena Majelis Hakim Konstitusi sudah siap dengan putusan dan untuk bersidang dengan agenda pengucapan putusan,” tambah Fajar.

Rangkaian sidang untuk perkara yang dimohonkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno itu dimulai pada Jumat (14/6). Sementara sidang kelima atau sidang terakhir digelar pada 21 Juni 2019. Pada Jumat (14/6), sidang digelar dengan agenda mendengarkan seluruh dalil permohonan pemohon. Kemudian pada Selasa (18/6) sidang kembali digelar dengan agenda mendengarkan jawaban pihak termohon.

Baca Juga  AHMAD DHANI TETAP LANJUT

Selanjutnya pada Rabu (19/6) hingga Jumat (20/6), agenda sidang adalah mendengarkan keterangan ahli dan saksi fakta yang dihadirkan seluruh pihak yang berperkara kecuali Bawaslu. Majelis Hakim Konstitusi kemudian menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang digelar pada Senin (24/6) hingga Rabu (26/6), untuk membahas segala hal terkait perkara sengketa hasil pilpres 2019.

Perkara itu dimohonkan PrabowoSandiaga dengan pihak termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pihak terkait. Bawaslu juga hadir dalam setiap persidangan sebagai pihak yang turut berperkara. Tim pendamping hukum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf (TKN) Arteria Dahlan mengatakan, pihaknya tidak masalah dengan perubahan jadwal sidang putusan tersebut. ”Ya kan tidak masalah. Dalam praktik biasanya kan kita bersidang di MK ini sudah beribu kali ya, kan nggak masalah MK memajukan. Yang di time table kita itu tanggal 28 Juni itu batas akhir persidangan. Jadi kalau MK ngasih tanggal 25 atau 27 Juni ya tidak masalah,” ucap Arteria saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Kerusakan APK Ditanggung Masing-masing Paslon

Ia berharap putusan itu dapat mengakhiri kesimpangsiuran, keluh kesah, klaim-klaim sepihak terkait praktik kecurangan pada pemilu. ”Mengakhiri polemik kebangsaan kita terkait dengan pemilu curang. Kami mengharapkan mudah-mudahan melalui putusan MK terdapat kepastian hukum mengenai pelaksanaan pemilu ini yang berlangsung kemarin itu curang atau tidak. Jadi mudah-mudahan kami berharap dengan putusan MK nantinya bisa dibuktikan itu semua,” jelas politisi PDIP itu. (mdk/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.