Sanksi Anas Bikin Panas

by -
BERSAKSI: Caleg PBB Hairul Anas Suaidi bersaksi untuk tim Prabowo-Sandi di MK, kemarin. Ia membocorkan materi pelatihan saat menjadi saksi TKN.

Hairul Anas Suaidi bikin sensasi. Salah satu caleg Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga keponakan Mahfudz MD itu membelot dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Hairul bersaksi untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat persidangan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kemarin.

METROPOLITAN – Secara  terang-terangan ia mengaku diangkat menjadi relawan tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto pasca-pemilu berlangsung. Saat pemaparan, ia menjelaskan pengalamannya ketika mengikuti pelatihan saksi sebagai tim koalisi pasangan Jokowi-Ma’ruf. ”Jadi saya adalah caleg dari PBB yang merupakan pendukung paslon 01. Kemudian saya ditugaskan hadir training saksi pada 20 dan 21 Januari di Kelapa Gading, di salah satu hotel. Dan saya hadir diutus wakil PBB,” papar Anas.

Dalam kesaksiannya, saat mengikuti pelatihan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Anas mengaku diberi salah satu materi dengan judul ’Kecurangan Bagian dari Demokrasi’. Materi itu, tuturnya, ditayangkan saat Kepala Staf Presiden Moeldoko menjadi salah satu pembicara. ”Saya mendapatkan materi pelatihan dua hari, itu di mana ingatan saya, juga ada slide-nya. Pertama adalah ada satu slide materi ’Kecurangan Bagian dari Demokrasi’. Materi ini di-upload ke suatu drive dan ditayangkan pada saat Bapak Moeldoko, kalau tidak salah,” kata Anas.

Baca Juga  Menteri Sofyan Djalil Buka Kantor BPN Cileungsi

Menurutnya, materi yang disajikan dirasa mengagetkan dan membuatnya merasa tidak nyaman dalam mengikuti pelatihan. Ia mencontohkan tentang pengerahan aparat untuk kemenangan salah satu pasangan calon yang menurutnya tidak sesuai prinsip demokrasi. “Terlebih lagi menunjukkan gambar orang, tokoh, pejabat, kepala daerah yang diarahkan untuk memberikan dukungan logistik untuk salah satu paslon. Ini mengganggu saya hingga pada akhirnya saya membantu 02,” ujar Anas. Dalam pelatihan, strategi pemilu dan cara kampanye yang diberikan misalnya, agar paslon 01 menang dan paslon 02 diidentikkan dengan ideologi ekstrem dan radikal.

Kehadiran Hairul Anas Suaidi yang dihadirkan tim hukum Prabowo SubiantoSandiaga Uno dalam sidang MK dan kemudian menceritakan materi pelatihan tim kampanye koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, disoroti partai tempatnya bernaung. PBB sangat menyesalkan sikap Anas yang menceritakan materi dari TKN untuk saksi. Partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu menyebut Anas bermental pecundang.

Baca Juga  BPN cuma Ceramahi Relawan PEPES

Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono menyebut tindakan Anas menceritakan materi pelatihan saksi oleh TKN sangat tidak beretika. Ia akan memaklumi jika Anas hanya berbicara soal robot yang diklaim bisa membedah kecurangan Situng KPU. ”Pertama, saksi menyampaikan apa materi pelatihan saksi oleh TKN adalah tindakan tidak beretika dan menunjukkan pribadi saksi tidak memiliki integritas. Jikalaulah saksi hanya bicara soal mekanisme kecurangan Situng versi robot yang saksi klaim itu masih bisa dimengerti, walaupun robot yang saksi maksud selama ini tidak membuktikan apa-apa,” sebut Sukmo.

Sukmo menyebut kesaksian Anas di sidang MK MK patut diragukan dari sisi kejujuran lantaran membocorkan amanah yang sempat diterimanya saat pelatihan saksi 01 setelah diangkat sebagai relawan tim IT BPN pasca-pemilu. Ia sangat menyesalkan sikap Anas. Ia menduga Anas hanya berkepentingan menjual program pribadi ke kubu Prabowo dengan mengatasnamakan pemilu jujur-adil. ”Saya menyesalkan mental pecundang. Saya menduga ini tidak lebih dari menjual program robot ke BPN dengan embel-embel moralitas ingin pemilu yang jurdil,” sebut Sukmo.

Baca Juga  Kami Ingin Prabowo Menang...

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menilai kesaksian Anas tak membuktikan apa pun. ”Jadi memang dari awal juga kami sudah menganggap ini orang agak ngeyel. Tapi kemarin dia (Hairul Anas, red) hadir di sidang juga tidak membuktikan apa-apa,” kata Yusril. (dtk/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.