Saptariyani: Ini Ujian Berat PDIP

by -

PDI Perjuangan Kabupaten Bogor harus menelan kenyataan pahit di pemilihan legislatif (pileg) 2019. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu harus kehilangan satu kursi dari raihan pileg sebelumnya dan merelakan kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bogor ke partai lain.

METROPOLITAN – Politisi PDIP Saptariyani menceritakan, di pileg 2014 PDIP Kabupaten Bogor berhasil meloloskan tujuh kursi ke DPRD Kabupaten Bogor. Dengan raihan tersebut, PDIP juga berhak atas satu kursi wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut Saptariyani, di pileg 2019 PDIP Kabupaten Bogor hanya mampu meraih enam kursi di parlemen. Perempuan yang kini duduk di kursi wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor itu menyebut PDIP terpaksa kehilangan satu kursi dari sebelumnya. “PDIP sedang mengalami ujian berat. Dari tujuh kursi di Kabupaten Bogor menjadi enam kursi. Dari sebelumnya punya pimpinan, sekarang tidak,” kata Saptariyani saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Bogor, kemarin.

Saat ditanya soal penyebab turunnya kursi PDIP, dirinya mengaku ada banyak faktor. Salah satunya yaitu pemilihan presiden (pilpres) 2019. Tetapi Saptariyani bersyukur Presiden Jokowi tetap menjadi juara di Indonesia. “Di antaranya itu (pilpres 2019, red). Tapi biar bagaimanapun presiden kita tetap menjadi juara di Indonesia. Lagi pula kan politik itu memang dinamis,” ungkapnya.

Menurut Saptariyani, kondisi itu menjadi tantangan tersendri bagi PDIP Kabupaten Bogor ke depannya. Semua elemen harus lebih solid dan bekerja lebih keras lagi untuk memaksimalkan perolehan suara di hajatan demokrasi ke depannya. Tak kalah penting, DPIP juga harus lebih gigih dalam meraih simpati masyarakat.

“Ini satu tantangan untuk kami ke depannya agar lebih solid lagi, harus lebih kerja keras lagi dan harus lebih dalam meraih simpati masy – arakat. Yang tadi saya bilang, politik itu kan dinamis,” pungkasnya. (fin/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *