Siap Siap Oktober Loker Tenaga Pendidik Di Buka Lagi

by -
SERIUS: Para calon PNS saat mengikuti seleksi tes CPNS. Pada Oktober 2019, tenaga pendidik akan dibuka lagi dengan mekanisme CPNS.

METROPOLITAN – Pemerintah kembali akan membuka pendaftaran lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan kuota 254.173 kursi pada Oktober 2019. Berbeda dengan tahun lalu, pemerintah akan banyak menerima calon CPNS pada sektor kesehatan dan pendidikan. Rinciannya, pendaftar yang ditempatkan untuk pemerintah pusat sebanyak 46.425 formasi. Di antaranya untuk CPNS sebesar 23.213 formasi dan PPPK 23.212 formasi. Tak hanya itu, CPNS di tingkat pusat juga akan dibagi untuk pelamar umum sebanyak 17.519 formasi dan dari sekolah kedinasan sebanyak 5.694 formasi.

Posisi lowongan CPNS tahun ini banyak ditempatkan untuk pemerintah daerah atau 207.748 formasi untuk CPNS dan PPPK. Rinciannya, CPNS daerah sebanyak 62.324 formasi. Yang dibuka untuk pelamar umum sebanyak 62.249 formasi dan dari sekolah kedinasan (STTD) sebanyak 75 formasi. Sedangkan untuk PPPK yang akan diisi dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) dan honorer sebanyak 145.424 formasi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenpanRB, Mudzakir, mengatakan, pembukaan pendaftaran CPNS diprediksi mulai dibuka pada Oktober 2019. “Ancarancarnya Oktober dan seperti yang disampaikan pak menteri, prioritas masih tenaga pendidikan dan kesehatan,” terangnya. Adapun tahun ini kuota CPNS mulai ditingkatkan oleh pemerintah dari hanya 238.015 formasi menjadi 254.173 formasi. Tahun lalu, peserta yang diketahui mendaftar sangat membeludak. Terhitung ada 4 juta yang ingin menjadi CPNS.

Mudzakir pun enggan memberikan prediksinya soal jumlah peserta yang akan mendaftar CPNS tahun ini. Namun yang pasti, pemerintah siap menampung berapa pun jumlah pendaftar yang ingin ikut tes CPNS tahun ini. “Berapa pun yang mendaftar akan kami layani sebaik mungkin secara fair dan transparan,” terangnya.

Terkait syarat pendaftaran CPNS, Mudzakir belum bisa membeberkan lebih detail. Ia mengatakan, pemerintah masih dalam proses merancang payung hukum tentang proses rekrutmen CPNS kali ini. Tahun lalu, ada sembilan syarat dasar bagi pelamar untuk ikut jadi peserta CPNS. Salah satunya usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun saat melamar. “Nanti detail persyaratan akan ada dalam Permenpan. Saat ini masih dalam pembahasan,” tukasnya.

Sekadar diketahui, syarat untuk menjadi calon PPPK telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) PANRB Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Guru, Dosen, Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Pertanian. Ada delapan syarat yang harus dipenuhi pelamar PPPK. Sementara itu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, menyatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi final soal waktu pelaksanaan tes CPNS dan PPPK tahun ini. Namun yang pasti, panitia seleksi (pansel) masih akan memberikan format soal yang tak jauh beda seperti seleksi 2018.(jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *