Soal KK Palsu, Dedie Sebut Perlu Pembuktian

by -
ILUSTRASI: Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat bertemu penyanyi jalanan, belum lama ini.

METROPOLITAN – Saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sempat menyebut ada 1.335 Kartu Keluarga (KK) palsu di Kota Bogor saat sidang sengketa pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK), belum lama ini. Pernyataan itu pun ditanggapi Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Menurutnya, pernyataan tersebut perlu ada pembuktian.

Selain itu, dirinya sempat menyinggung bahwa Kota Bogor dimenangkan pasangan nomor urut dua. Di Kota Bogor, pasangan 02 memang menang suara mencapai 65,38 persen. “Soal KK palsu yang disebutkan saksi 02 masih perlu pembuktian. Lagian yang menang 02,” kata Dedie, belum lama ini.

Sebelumnya, salah satu saksi menyebut ada 1.355 anggota keluarga dengan alamat berbedabeda dari total 117.333 ribu KK yang tersebar di empat wilayah yaitu Bogor, Majalengka, Magelang dan Bayuwangi. Menurutnya, dalam satu KK seharusnya beralamat sama. Dengan temuan tersebut, saksi 02 mengklaim bisa memengaruhi hasil pilpres 2019. Alamat yang berbeda seperti di Cikaret, di Batutulis hingga di Pakuan Kota Bogor. (pjb/fin/run)

Baca Juga  Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandi 54,5 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published.