Innalillahi, Calhaj Asal Bogor Meninggal di Madinah

by -

METROPOLITAN – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bogor. Calon haji (calhaj) asal Bogor, Ah­mad Suparman (57) bin Jubed, meninggal dunia di Rumah Sakit Madinah, Arab Saudi. Meninggal­nya calon haji itu dikarenakan terkena penyakit leukimia.

Menurut sertifikat kematian yang dikeluarkan Misi Medis Indonesia, jamaah yang wafat bernama Ahmad Suparman. Warga Kampung Ba­bakanraden, RT 01/01, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor itu berasal dari embarkasi Ja­karta (JKS) 01 yang tiba di Madinah pada Minggu (7/7). Ahmad meninggal dunia di Rumah Sakit King Fahd, Madi­nah, pada pukul 04:30 waktu setempat pada Rabu (18/7). Seperti jamaah yang telah wa­fat sebelumnya, Ahmad telah diurus jenazahnya dan dimakamkan di pekuburan Baqi.

Dalam sertifikat kematian disebutkan, Ahmad meninggal dunia  akibat kardiomiopati atau kelai­nan pada otot jantung dan hipokalemia, kekurangan kalium. Ahmad adalah jamaah haji ketujuh yang wafat di tanah suci pada masa operasional haji yang telah berlangsung selama 12 hari.­

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor, H Syamsudin, membe­narkan hal tersebut. Sesuai laporan yang diterimanya, jamaah haji tersebut sudah sakit sejak berangkat dari In­donesia. “Jadi, pas turun dari pesawat sudah drop dan sem­pat dirawat di Madinah dan meninggal pada tanggal 17”, katanya.

Menurut dia, Ahmad Supar­man berangkat ibadah haji bersama sang istri dan saat ini jenazahnya sudah diurus di Madinah. Jenazah juga disa­latkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, dekat Masjid Nabawi. “Semua sudah diurus petugas pengawas kloter. Jadi, kalau ada masalah jamaah selama perjalanan, ada petugas yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, dokter di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Itah Sri Utami, menga­takan, Ahmad mengalami hi­pokalemia atau kondisi kurang­nya kalium dalam sel yang mengakibatkan terganggunya kerja jantung. Hal ini menyebab­kan tubuh menjadi lemah dan metabolisme tubuh terganggu. “Irama jantung jadi tidak teratur dan akhirnya terjadi henti jan­tung,” katanya. “Keadaan yang dialaminya juga diperberat dengan adanya sepsis, infeksi yang menyeluruh pada aliran darah,” tambah Itah.

Sekadar diketahui, Ahmad adalah jamaah haji ketujuh yang wafat di tanah suci pada masa operasional haji yang telah berlangsung 12 hari. Berdasarkan data Sistem In­formasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Ke­menterian Agama hingga Ka­mis sudah 77.043 jamaah dari 190 kloter tiba di Madinah.

Di kota Madinah, jamaah akan menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Setelah itu, mereka akan digeser secara bergantian ke Makkah untuk menjalani prosesi umrah dan haji. Sebanyak 31 kloter beri­sikan 12.973 jamaah dan pe­tugas haji saat ini telah berada di Makkah.(cr2/c/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *