Kapolres: Pengibaran Bendera Tauhid tidak Terkait HTI

by -

SUKABUMI  – Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi memastikan dugaan aksi pengibaran bendera tauhid yang dilakukan siswa MAN 1 Sukabumi itu hanya spontanitas.

Hasil penyelidikan, tidak ditemukan indikasi yang bersangkutan terlibat dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) atau organisasi terlarang lainnya.

“Hasil dari keterangan anak dan kepala sekolah aksi dalam foto yang beredar itu tidak lain hanya untuk menarik perhatian teman-temannya saja agar masuk ke organisasi mereka di rohis. Dan ini murni tidak ada sangkut pautnya dengan HTI,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, saat ditemui usai kunjungan bersama Kemenag di MAN 1  Sukabumi, Senin (22/07).

Hal senada diungkapkan Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi, Abas Lesmana. Pihaknya mengaku akan lebih meningkatkan pembinaan dan pengawasan ke tiap sekolah khsusnya keorganisasian yang tidak diperbolehkan.

“Kita pastikan, atas hasil crosscheck dilapangan memang tidak ada keterkaitan dengan HTI. Tentunya kedepan, pengawasan akan lebih ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 1 Sukabumi, Pahirudin menjelaskan foto siswa yang mengibarkan bendera bertuliskan tauhid dan diunggah tersebut memang merupakan salah satu siswanya. Akan tetapi, tidak ada sedikitpun ada kaitannya dengan HTI.

“Kebetulan, kejadian tersebut dilakukan pelajar yang tengah mensosialisakan organisasi sekolah ke peserta didik baru dan tidak ada kaitannya dengan HTI. Sementara, kami guru-guru saat berada diruangan sekolah. Atas kejadian tersebut, kami meminta maaf sebesar-besarnya dan akan melakukan pernyataan sikap,” ungkapnya. (dna/ade/feb)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *