Leasing dan Asuransi Tertekan

by -

METROPOLITAN – Lesunya penjualan otomotif pada se­mester pertama tahun ini turut memukul perusahaan pembiayaan (leasing) dan asuransi kendaraan bermotor di bawah Astra Financial. Ka­rena itu, Astra Financial pun menyiapkan berbagai stra­tegi dan diversifikasi usaha untuk mendongkrak kinerja pada semester kedua.

“Kinerja perusahaan pem­biayaan dan asuransi di ba­wah Astra Financial masih baik meski tahun ini penuh tantangan. Kita bersama-sama industri otomotif be­rusaha mengatasi lesunya daya beli masyarakat,” ujar Project Director GIIAS 2019 Astra Financial yang juga Chief Marketing Officer Re­tail Business Asuransi Astra Gunawan Salim di sela pa­meran GIIAS 2019.

Gunawan mengungkapkan, perusahaan yang hanya ber­gantung pada sektor otomo­tif sudah pasti akan melemah dalam hal kinerja. Tetapi, hal itu bisa diatasi jika mampu membuat program-program yang menarik untuk mendo­rong daya beli masyarakat. “Untuk perusahaan pembi­ayaan bisa dengan membe­rikan bunga nol persen atau uang muka rendah,” tuturnya.

Baca Juga  Dibanderol Rp200 Jutaan, Terios Ludes di GIIAS 2019

Saat ini terdapat enam lem­baga jasa keuangan (LJK) di bawah Astra Financial. Ya­kni, Bank Permata, Astra Credit Company (ACC), FIF Group, Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, dan Astra Life. Menurut Gunawan, perusahaan asuransi ken­daraan bermotor juga men­galami tekanan pada tahun ini. “Asuransi di bawah Astra juga, tetapi untungnya kita memiliki diversifikasi usaha,” ujarnya.

Gunawan mengakui penda­patan asuransi kendaraan bermotor mengalami penu­runan, tetapi tertolong kenai­kan di sektor yang lain. “Saat otomotif turun, ternyata kon­tribusi dari segmen komer­sial seperti asuransi properti dan alat berat, juga asuransi kesehatan, sedang naik. Ma­kanya, semester satu ini bisa tertutupi dari kenaikan dua segmen itu,” tambahnya.

Baca Juga  Sertifikasi Online Kendaraan Bermotor Mulai Januari 2020

Khusus asuransi di bawah Astra, lanjut dia, sekitar 50 persen pendapatan dipero­leh dari kendaraan bermotor, 30 persen dari segmen ko­mersial, dan 20 persen dari kesehatan. “Maka dari itu, kita cukup bersyukur ki­nerja Astra Financial masih baik meski kondisi pasar otomotif sedang lesu se­perti sekarang,” pungkasnya. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *