Pembunuh Bocah Mungil Lampiaskan Nafsu Bejatnya Usai Korban Meninggal

by -
Pelaku pembunuh bocah mungil di Megamendung. (Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Entah setan apa yang merasuki pikiran tersangka Haryanto (23) pembunuh bocah mungil FAN (7) di Megemendung, Kabupaten Bogor. Lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bubur itu tak hanya tega membunuh bocah tak berdosa tersebut. Sebab usai dibunuh, pelaku mencabuli korban untuk melampiaskan nafsu bejatnya.

Aksi keji itu dilakukan pelaku ketika korban tak mau menuriti kemauannya meski telah diimingi uang sebesar Rp5 ribu. Setelah sempat mencium korban sebanyak dua kali, pelaku kesal karena korban berontak. Pelaku kemudian membekap mulut korban dengan tangannya dan mengangkat pelaku lalu dimasukan ke dalam ember berisi air penuh.

Korban yang berada di ember sempat didiamkan selama sekitar 15 menit. Setelah dipastikan tidak bernyawa, pelaku mengangkat korban dan meletakannya di atas karpet. Di situ, pelaku melancarkan aksi bejatnya.

Baca Juga  Pasar Dan Plaza Bogor Dipercantik

Setelah itu, pelaku memasukkan korban ke dalam bak mandi dengan posisi terlentang dan ditutupi dengan karpet serta baju-baju kotor. Pelaku juga meletakkan ember-ember berisi air di atas baju tersebut agar jasad korban tidak terlihat.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sepasang sandal anak-anak berwarna biru, enam potong kaos, tiga buah celana, dua buah celana dalam, satu karpet Biru, empat ember, satu gayung, satu kaos dalam anak, satu buah baju korban dan satu buah celana dalam anak.

“Hasil otopsi dari awal sudah konsisten dengan apa yang kami temukan. Termasuk penyebab kematian ada air di paru-paru, memar karena benturan di sekitar mulut dan ada bekas-bekas sperma pelaku. Jadi setelah dibunuh dilampiaskan,” kata Kapolres Bogor AKBP AM. Dicky, Jum’at (5/7).

Baca Juga  PPKM Darurat Berlaku untuk Bogor, Mal Ditutup, Kantor 100 Persen WFH
sejumlah barang bukti yang diamankan kepolisian. (Sandika-Metropolitan)

Pelaku membunuh korban di kontrakan yang dihuninya di Kampung Cinangka RT02/02, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (29/6). Sementara jenazah korban baru ditemukan pada Selasa (2/7) dalam kondisi sudah membusuk.

Usai membunuh, tersangka sempat melarikan diri ke sejumlah daerah seperti Surabaya, Semarang dan Cirebon. Namun karena dihantui rasa bersalah, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Moga, Pemalang, Jawa Tengah tempat asalnya sebelum ditangkap.

Sebelumnya, Polres Bogor telah menetapkan Haryanto (23) sebagai tersangka pembunuhan bocah mungil (FAN) 7 di Megamendung, Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil penyidikan, polisi memastikan motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku memiliki kelainan seksual karena memiliki kecenderungan menyukai anak di bawah umur.

Baca Juga  Bima Arya: Kota Bogor Jadi Kota Santri

“Adapun motif pelaku adalah masalah kelainan seksual. Pelaku memiliki kecenderungan menyukai anak di bawah umur,” ujar Dicky.

Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 dan atau pasal 81 atau pasal 82 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 338 KUHP Jelaskan 2 atau pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara Paling lama seumur hidup. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *