Sopir Maut Bus Damri Masih Belum Ditemukan

by -
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Tol Jagorawi yang menewaskan seorang bocah.

METROPOLITAN.id – Pengemudi bus Damri yang terlibat kecelakaan di Tol Jagorawi hingga mengakibatkan seorang bocah enam tahun meninggal sempat menghilang usai kecelakaan. Bahkan hingga saat ini, sopir maut tersebut belum juga ditemukan keberadaannya.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan, proses pencarian masih dilakukan aparat kepolisian dengan berkoodinasi dengan Perum DAMRI. Tujuannya, untuk mengetahui identitas supir bus maut tersebut.

“Masih proses pencarian mas,” singkat Fadli saat dihubungi Selasa (9/7) pagi.

Sebelumnya, Perum Damri mengaku sudah menyerahkan identitas pengemudi yang terlibat kecelakaan tersebut ke kepolisian.

General Manager Perum Damri Bandara Soekarno-Hatta, Boy Aryadi mengatakan, selain menyerahkan data sopir, pihaknya juga akan menghadirkan sang pengemudi sesuai hasil koordinasi dengan kepolisian. Saat ini, pihaknya juga tengah menjemput sang sopir tersebut.

Baca Juga  Ini Kronologi Sopir Angkutan Pelajar yang Tewas Tertabrak Mobil Sendiri

“Identitas sudah jelas ada dan sedang dijemput ke rumahnya. Tadi juga kami langsung koordinasi dengan polisi lantas nya. Pengemudinya akan kami hadirkan sesuai koordinasi dengan pihak kepolisian,” kata Boy.

Kecelakaan terjadi di Tol Jagorawi Kilometer 31.800 Jalur A Jakarta arah Bogor. Saat itu, kendaraan bus Damri dengan nomor polisi (nopol) B-7228-TGD melaju dari arah Jakarta menuju Bogor bergerak di lajur 1. Namun, seketika bus tersebut berpindah jalur ke lajur 3 sehingga menabrak kendaraan Datsun Go dengan nopol B-2361-BKP.

Kendaraan yang ditabrak tersebut terdorong dan menabrak kendaraan lainnya yaitu Toyota Kijang Innova dengan nopol B-1660-SRL yang sedang mengalami pecah ban di lajur 3.

Baca Juga  Tabrak Pohon, Truk Terguling di Tengah Jalan

Akibat kecelakaan tersebut, penumpang kendaraan yang ditabrak bus Damri bernama Rafa Azka Alfatih meninggal dunia. Bocah berusia 6 tahun asal Jakarta Barat itu meninggal dunia di perjalanan saat akan dilarikan ke Rumah Sakit EMC Sentul.

Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka-luka. Mereka adalah penumpang kendaraan Datsun Go bernama H.M Nuh (71) dan Inang Kusumawati (42). (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.