Tukar Tambah Jadi Opsi

by -

METROPOLITAN – Turunnya banderol seorang pemain juga dialami bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar. Neymar menjadi pemain termahal sejagat ketika hijrah dari Barcelona ke PSG musim panas 2017. PSG membayar EUR 222 juta (Rp 3,47 triliun) demi mendapat pemain 27 tahun tersebut.

Namun, selama dua musim di PSG, Neymar gagal memberikan trofi level Eropa. Lima trofi domestik bukan harga sepa dan untuk pemain sekelas Neymar. Ditambah lagi, berkali-kali cedera engkel parah, gaya hidup glamor, dan berbagai kontroversi Neymar di luar lapangan membuat bos PSG Nasser Al Khelaifi gerah.

Barcelona pun tanggap dengan sikap Al Khelaifi tersebut. Barca lantas menawarkan uang EUR 100 juta (Rp 1,56 triliun) plus dua pemain untuk mendapat Neymar lagi. PSG yang ogah rugi langsung menolak tawaran tersebut. Barca menawari PSG beberapa nama pemain sebagai opsi tukar tambah untuk Neymar. Diantaranya, Ousmane Dembele, Malcom, dan Philippe Coutinho.

Selain Barca, raksasa Italia Juventus masuk perburuan Neymar. Format pembelian Neymar yang diajukan Bianconeri sama dengan Barca. Yakni, sejumlah uang ditambah dua pemain. Menurut Goal, Juventus belum menyodorkan nominal uang kepada PSG untuk tukar tambah Neymar.

Namun, dua nama pemain yang dijadikan modal penarik tukar tambah adalah Paulo Dybala dan Blaise Matuidi. Versi Transfermarkt kemarin (23/7), nilai Dybala di bursa transfer saat ini mencapai angka EUR 85 juta (Rp 1,32 triliun). Matuidi memiliki market value di angka EUR 22 juta (Rp 342,98 miliar). Selain Neymar, harga pemain yang merosot di bursa adalah penyerang Manchester United Romelu Lukaku.

United membuka harga EUR 84 juta (Rp 1,31 triliun) jika Inter Milan meminati tenaga Lukaku. Namun, Inter tidak menilai top scorer timnas Belgia tersebut setinggi itu. Performa naik turun Lukaku musim lalu bersama United membuat Inter menawar EUR 55 juta (Rp 859,97 miliar) dan ditambah Ivan Perisic. (dra/c14/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *