9 PNS Lolos Seleksi

by -

METROPOLITAN – Proses lelang jabatan atau open bidding untuk tiga posisi Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini mulai mengeru­cut. Dari 12 pegawai yang mengikuti tes makalah dan uji kompetensi pekan lalu, tiga nama per posisi sudah dinyatakan lolos untuk mengikuti tes keseha­tan dan segera diserahkan kepada wali kota Bogor serta Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ada tiga posisi jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Bogor yang sedang dilelang, yakni kepala Badan Pendapatan Daerah (Ba­penda), kepala Inspektorat dan Direktur Utama RSUD Kota Bogor. Tiga peserta se­leksi dengan nilai terbaik untuk setiap jabatan dinya­takan lolos dalam tahapan seleksi.

Menariknya, dari tiga po­sisi itu ada dua nama ‘asing’ yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari luar lingkungan Pemkot Bogor yang lolos tiga besar pada posisi kepala Bapenda dan kepala Inspektorat. Pertama, untuk posisi kepala Bapen­da ada nama Sekretaris Ba­penda Rd An An Andri Hik­mat yang kini menjabat pelaksana tugas (Plt) ke­pala Bapenda, Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Depok Deni Hendana.

Baca Juga  Lima ‘Raja Kecil’ Rebutan Kursi Eselon II

Untuk posisi kepala Inspek­torat, tiga nama yang lolos yakni Kepala Bagian Admi­nistrasi Kesejahteraan Ra­kyat Setda Kota Bogor Iman, Camat Bogor Utara Pupung Wahyu Purnama dan AK Kabid Tata Usaha pada Per­wakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Jawa Barat, Doso Su­kendro.

Sedangkan untuk Direktur RSUD Kota Bogor, tiga nama dari lingkungan Pemkot Bo­gor yang lolos dari lubang jarum yakni Fungsional Dok­ter UPTD Puskesmas Me­karwangi dr Ilham Chaidir, Fungsional Dokter RSUD Kota Bogor dr Yeti Haryati dan Fungsional Dokter UP­TD Puskesmas Bogor Utara Oki Kurniawan.

Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karier pada Badan Kepegawaian dan Peng­embangan Sumber Daya Apa­ratur (BKPSDA) Kota Bogor, Evandhy Dahny, mengatakan, sembilan orang yang lolos ini akan mengikuti tes kesehatan dan psikologi atau general check-up pada 14 Agustus di RSUD Kota Bogor. Selanjutnya nama-nama itu bakal disera­hkan ke Wali Kota Bogor, Bima Arya, selepas mengikuti tes kesehatan.

Baca Juga  Minggu Depan Pansel Ungkap Tiga Besar Calon Sekda Kota Bogor

“Penyerahan ke pak wali setelah tes kesehatan. Me­mang nggak akan hari itu juga, karena hasil tes akan diolah tim dokter. Setelah itu baru diserahkan ke KASN untuk meminta persetujuan dan jadwal selanjutnya,” ka­tanya kepada Metropolitan, kemarin.

Menurut dia, hingga kini belum ada jadwal pelanti­kan karena proses disebut masih cukup panjang. “Se­telah diambil tiga besar di­serahkan ke pak wali lalu ke KASN, nunggu dikembalikan lagi sekaligus jadwal pelan­tikan, masih panjang,” ujar Evan, sapaan karibnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, menargetkan, untuk jadwal lelang jabatan ini awal Oktober sudah ada pelanti­kan untuk nama pemenang yang mengisi jabatan kosong itu. “Saya janjikan ke pak wali awal Oktober sudah ada yang isi,” imbuhnya.

Baca Juga  Seleksi Pasukan Paskibra Kesulitan Anggaran

Setelah itu, sambung dia, pemkot bisa saja melakukan proses rotasi-mutasi bila pemenang lelang jabatan meninggalkan posisi kosong di jabatan sebelumnya, se­kaligus menutup kekosong­an PNS yang pensiun pada 2019. Proses rotasi-mutasi bakal dilaksanakan sebelum akhir tahun. “Yang pasti un­tuk nanti yang kosong dan pensiun harus diisi,” pung­kasnya. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *