Bank Mandiri Sebut Layanan Seluler Masih Error

by -

METROPOLITAN Padamnya listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah, membuat sejumlah warga gagal mengakses layanan e-Money hingga mobile banking Mandiri. Sejumlah warganet menyampaikan keluhannya melalui cuitan ke akun Twitter @mandiricare.

Namun Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas,  mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan atas gangguan layanan Bank Mandiri. “Belum ada laporan masuk, mungkin komunikasi juga jadi kendala,” kata Rohan (4/8).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini layanan utama Bank Mandiri berjalan normal. Tak ada gangguan pada komputer dan back up sistem Bank Mandiri karena memiliki pasokan listrik cadangan yakni genset. “Semua layanan utama Mandiri berjalan normal, main komputer dan back up-nya memiliki genset sendiri,” bebernya.

Apabila ada kendala pada layanan e-Money, hal tersebut imbas dari gangguan jaringan seluler. “Untuk e-Money kalau top up di Indomaret itu tidak bisa karena memakai jaringan seluler,” terang Rohan. Selain itu, apabila ada mesin ATM Mandiri yang tak beroperasi, maka hal itu disebabkan pasokan listrik pada ATM yang berdiri sendiri tanpa adanya cadangan pasokan listrik.

“Untuk layanan ATM, kami perkirakan ATM yang berdiri sendiri atau tidak berada di gedung yang memiliki genset akan terganggu 1-2 jam ke depan. ATM yang ada di cabang atau gedung yang ada genset aman. Semua (kantor) cabang Mandiri ada genset,” jelas dia.

Apabila listrik tak kunjung menyala hingga besok, maka dipastikan layanan perbankan Mandiri tetap berjalan dengan adanya genset. “Jadi artinya kalau sampai besok juga masih terganggu pasokan listrik, operasi bank akan berjalan normal, dengan catatan seperti disampaikan tadi adalah ATM yang berdiri sendiri dan layanan yang memerlukan jaringan seluler apabila ada gangguan sinyal seluler sehingga dampak listrik mati,” tandasnya.(de/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *