Dari Musik hingga Dunia Hukum

by -

METROPOLITAN – M Yunus Yunio, founder di kantor Hukum Sembilan Bintang Law Office. Pria yang akrab disapa Nio itu sudah empat tahun menggeluti dunia hukum. Namun siapa sangka jika ia sebelumnya seorang musisi. Lantas seperti apa perjalanan kariernya? Berikut wawancara Harian Metropolitan bersama pria kelahiran 1992 itu:

Sejak kapan Anda suka dengan musik?

Saya main musik itu sejak kelas 5 SD. Tapi kalau benar-benar aktif bermusik di Bogor sejak 2007. Aliran musik saya rock.

Selama menggeluti dunia musik, adakah hal yang bisa dibanggakan?

Saya pernah mengikuti beberapa ajang festival musik besar di Kota Bogor. Saya juga pernah menjadi personel Band MAXIMA yang cukup terkenal di Kota Hujan.

Dengan keaktifan Anda di dunia hukum, apakah hobi musik ini masih dilakukan?

Sejak berprofesi menjadi lawyer, saya hanya sebagai penikmat musik. Ada beberapa band Bogor yang saya suka dengar lagu-lagunya. Salah satunya band KRAKEN.

Lalu, sejak kapan Anda aktif men­jadi lawyer?

Saya aktif sejak 2014. Awal mula­nya saya menjadi Junior Lawyer di Ujang Suja’i & Associates. Kemu­dian kami sesama alumni Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor mendirikan Kantor Sembilan Bintang pada 2017. Sejak saat itu kita mulai mandiri dengan kantor hukum sen­diri.

Apa yang mendorong Anda mau menekuni profesi lawyer?

Berangkat dari keprihatinan. Ka­rena di era reformasi saat ini, dari mulai 1998 sampai hari ini masih banyak ketimpangan sosial di bidang hukum.

Artinya, hukum itu hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jadi, rakyat yang awam hukum kurang dibela dan seringkali malah ditin­das atau dikrimina­lisasi hingga diker­dilkan.

Sebagai lawyer apa yang ingin Anda laku­kan saat ini?

Saya ingin menegakkan profesi yang mulia ini bahwa keadilan itu tidak bisa dibeli oleh apa pun. (rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *