Gempa di Bogor, BPBD Buka Posko Darurat di Malasari

by -

METROPOLITAN.id – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mendirikan posko darurat di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Posko darurat ini didirikan untuk mengantisipasi gempa bumi susulan yang belakangan cukup intens terjadi.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor Ade Saparudin mengatakan, posko tersebut sudah tiga hari didirikan petugas. Ada dua posko yang dibangun sebagai bentuk antisipasi dan kemungkinan akan berdiri hingga Minggu, (25/8).

“Saat ini sudah dua posko yang berdiri, buat antisipasi saja, ketika gempa susulan di khawatirkan masyarakat panik,” kata Saparudin.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung memcatat sudah 7 kali gempa menggungcang Bogor selama 13 hari sejak 10-23 Agustus 2019.

Baca Juga  Ini Penjelasan Polisi Soal Pohon Tumbang yang Timpa Mobil dan Motor

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, gempa yang terjadi di Bogor merupakan gempa tektonik. Gempa ini disebabkan aktivitas pergerakan lapisan batuan kulit bumi, yaitu di sesar lokal kluster Bogor. Gempa ini tidak berhubungan langsung dengan aktivitas vulkanik Gunung Salak.

Menurit Tony, gempa yang terjadi adalah gempa kekuatan kecil, dengan Magnitudo 2,0 hingga 4,0 Magnitudo.

“Secara umum masih berpotensi terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo kecil di sekitar sesar lokal kluster Bogor dengan magnitudo 2,0 hingga 4,0 yang sebagian bisa dirasakan manusia, tetapi tidak berdampak merusak,” terang Tony. (mul/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *