20 Kaki Diserahkan ke Warga

by -
PEDULI: Yayasan Kick Andy Foundation bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia membagikan puluhan kaki palsu kepada mereka yang tidak mampu di Museum Tanah dan Museum Pertanian, kemarin.

 METROPOLITAN – Yayasan Kick Andy Foundation bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia membagikan 20 kaki palsu kepada mereka yang tidak mampu di Museum Tanah dan Pertanian, Kota Bogor, kemarin.

Direktur Yayasan Kick Andy Foundation, Ali Sadikin, mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin demi meringankan beban warga tak mampu yang mengalami cacat fisik permanen.

“Tujuan kami meringankan beban sesama, khususnya mereka yang tidak mampu,” katanya.

Ali menjelaskan, puluhan kaki palsu diberikan cumacuma kepada masyarakat yang mayoritas berasal dari Bogor dan sekitarnya. Bantuan ini telah dilakukan sejak delapan tahun lalu secara rutin.

“Saat ini kami fokus memberikan bantuan kepada warga Bogor dan sekitarnya, khususnya Jabodetabek,” ujarnya.

Baca Juga  Mencicipi Segarnya Asinan Jagung Bakar dari Bogor

Ali menjelaskan, bantuan ini secara umum tidak ada persyaratan atau ketentuan tertentu.

Namun lantaran banyaknya permohonan bantuan kaki palsu, pihaknya mesti mewawancari terlebih dulu calon penerima bantuannya itu.

“Karena banyak permohonan, jadi kami sedikit selektif untuk menentukan mana yang mesti didahulukan. Saat ini ada sekitar 50.000 pemohon yang tersebar di seluruh Indonesia,” beber Ali.

Selain memberikan kaki palsu, pihaknya juga menggelar pelatihan kepada penerima bantuan tentang tatacara membuat dan memperbaiki kaki palsu.

“Kami juga mengajarkan mereka bagaimana berkreasi dan berinovasi dengan keterbatasan yang ada. Bahkan, kita beritahu mereka cara membuat dan merawat kaki palsu secara sederhana,” katanya.

Dengan pemberian kaki palsu ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mereka yang mengalami cacat fisik permanen.

Baca Juga  Soal Dua Pasar, Pemkot Pilih Bareng Pihak Ketiga

“Kami ingin teman-teman bisa terus semangat dalam menjalani hari-harinya. Dengan keterbatasan yang ada, ini bukan menjadi halangan untuk tetap berkarya,” tutupnya. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *