Grab Pastikan Tidak Jual Minuman Beralkohol di Indonesia

by -
ILUSTRASI: Sopir grab tengah mengantarkan pesanan kepada pembelinya.

METROPOLITAN – Kekhawatiran warga Indonesia akhirnya terjawab sudah. Grab memastikan tidak akan menjual minuman beralkohol di Indonesia. Pernyataan ini dikeluarkan untuk menjawab kerjasama yang dilakukan Grab bersama produsen bir ternama Heineken pada Selasa (17/9).

Sekadar diketahui, kerjasama yang dilakukan Grab dengan Heineken membuat heboh warga Indonesia. Warga bertanya-tanya, apakah nanti bir asal Belanda ini dapat dipesan secara bebas melalui aplikasi online dan lain sebagainya. Ini juga yang menjadi ke khawatiran berbagai kalangan.

Pasalnya, dalam salah satu klausul kerjasama menyebut, kemitraan juga akan membantu memperluas distribusi Heineken melalui GrabFood. Sekaligus mempermudah pelanggan untuk membeli Heineken melalui kampanye promosi lewat aplikasi.

Kerjasama ini juga memungkinkan GrabPay dijadikan sebagai metode pembayaran lewat ponsel, untuk semua kegiatan atau event Heineken. Yang lebih mengejutkannya, Grab juga siap meluncurkan toko khusus untuk Heineken di layanan aplikasnya.  “Toko khusus online Heineken juga akan diluncurkan di aplikasi Grab,” tutur Kepala Eksekutif Grab Anthony Tan, seperti tertulis Business Times belum lama ini.

Meski begitu, masyarakat tak perlu khawatir. Pasalnya, kerjasama Grab dengan salah satu sponsor  bir resmi Champions League tersebut, tidak berlaku di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung Public Relations Manager Grab Indonesia Andre Sebastian.

Andre menjelaskan, klausul kerjasama antara Grab dengan Heineken, secara umum semuanya tidak berlaku di Indonesia. Kerjasama tersebut hanya berlaku di beberapa negara kawasan Asia Tenggara, kecuali Indonesia dan Malaysia. “Untuk Indonesia sendiri, kerjasama ini tidak berlaku. Hanya di beberapa negara saja,” katanya saat dihubungi Metropolitan, kemarin.

Pihaknya juga mengaku senantiasa akan mengutamakan karakteristik masyarakat tempatnya beroperasi, baik dari segi norma sosial dan budaya setempat. Hal ini juga diterapkan dalam kerja sama antara Grab dan Heineken. “Dengan pemahaman tersebut, kerja sama ini hanya dilakukan di sejumlah negara di Asia, kecuali Indonesia dan Malaysia,” ucap dia.

Melihat kultur masyarakat Indonesia yang amat menjunjung tinggi nilai budaya dan nilai religius yang tinggi, maka kerjasama Grab dengan Heineken tersebut. “Kami percaya bahwa pemahaman dan penghormatan terhadap masyarakat tempat kita berada adalah salah satu kunci kinerja kami selama ini,” tutupnya. (ogi/c/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *