Mahasiswa IUQI Doakan Korban Kabut Asap

by -
DOA BERSAMA: Ratusan mahasiswa IUQI Leuwiliang menggelar doa bersama di halaman Kampus IUQI, kemarin

LEUWILIANG – Ratusan mahasiswa Institusi Umul Quro Al Islami (IUQI) Leuwiliang menggelar doa bersama di halaman Kampus IUQI, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kamis (26/9).

Kegiatan itu digelar untuk mendoakan rekan mahasiswa IUQI yang ikut menyuarakan aksi penolakan RKUHP kontroversial dan UU KPK yang dinilai melemahkan Lembaga Antirasuah melalui parlemen jalanan di gedung DPR Jakarta yang saat ini masih terus berlangsung.

Presma IUQI, Syuhada Akbar, menuturkan, doa bersama ini sekaligus untuk mendoakan korban bencana kabut asap yang terpapar di Riau, Sumatera dan Kalimantan.

”Kita tentu sangat prihatin terhadap bangsa Indonesia. Belum lagi kabut asap menyelimuti saudara kita di Riau, Sumatera dan Kalimantan yang terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh oknum tak bertanggung jawab. Sekarang ditambah lagi RKUHP yang merugikan masyarakat banyak dan UU KPK yang membuat KPK menjadi lemah,” bebernya.

Baca Juga  PUPR Putus Kontrak Dua Proyek

Syuhada pun mendesak pemerintah menyelesaikan karhutla yang merugikan masyarakat di tiga provinsi yang berdampak pada kesehatan.

Kedua, mendesak aparat kepolisian yang bertindak kasar pada mahasiswa.

”Pelaku pembakaran hutan harus ditindak tegas dan kami (mahasiswa, red) meminta kepada kapolri untuk menindak oknum polisi yang bertindak semena-mena terhadap aksi demo yang dilakukan mahasiswa,” tegasnya.

Terkait aksi demo penolakan RKUHP dan UU KPK, sambung dia, mahasiswa akan terus memantau keputusan DPR dan pemerintah menolak RKUHP.

”Kami akan terus pantau penundaan RKUHP, kami minta tidak disahkan karena itu merugikan rakyat banyak,” tukasnya. (ads/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *