Poles Pasar, PD Pasar Tohaga Gaet Milenial

by -

METROPOLITAN – Keberadaan pasar tradisional semakin tergerus. Hal ini dikarenakan banyaknya pasar modern yang terus menjamur. Di Kabupaten Bogor sendiri, keberadaan pasar tradisional terus dipercantik agar tak kalah saing dengan pasar modern. Hal tersebut dituturkan langsung  Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan. Di bawah jajaran direksi yang baru, keadaan pasar yang bersih bukan lagi target kerja melainkan sebuah keharusan dan sudah menjadi standar operasional.

“Untuk bisa bersaing dengan pasar modern, memang kita harus berubah dari mental,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke dapur Redaksi Harian Metropolitan. Dia juga menjabarkan program-program yang akan dilaksanakan jajaran direksi yang baru saja dilantik dua minggu lalu.

Baca Juga  BUMD Di Kabupaten Bogor Dirundung Banyak Masalah, Belum Ngasih Untung

Salah satu program yang pilot project adalah menyulap Pasar Cileungsi menjadi pasar tradisonal yang lebih elegan.  “Hari ini pasar identik ibu-ibu saja, padahal ada satu pangsa pasar yang belum tersentuh yaitu kaum milenial,” bebernya lagi.

Nantinya untuk menggaet para kaum milenial, menurut Haris pasar Cileungsi memiliki potensi, yaitu dengan membuat beberapa spot instagramable dengan membuat mural sepanjang 80 meter pada bentangan tembok yang kosong.

“Nanti juga akan kita tambahkan dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bisa menggaet para muda-mudi untuk nongkrong di pasar. Yaitu dengan membuat sebuah kedai kopi, yang tentunya dengan diiringi lagu-lagu indie,” jelasnya.

Memang muda-mudi Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya menggandrungi lagu indie dengan ditemani segelas kopi yang dinikmati saat senja. Tentunya, menurut penilaian Haris, tempat nongkrong tanpa adanya wi-fi tidak lengkap rasanya.

Baca Juga  Dorong PDJT Jadi BLUD

“Ada provider yang mau memasang wifi untuk seluruh pasar, tapi masih kita godog dulu. Itu secara potensi nantinya akan menambah crowd, jadi nantinya dengan adanya keramaian pasti akan ada proses jual beli dan menambahkan profit,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Tohaga, Doni menegaskan selama ini, BUMD yang berdiri sejak 2007 itu sudah menjadi BUMD yang sehat dan juga bisa memberikan kontribusi kepada PAD Kabupaten Bogor.

“Kami saat ini sedang mencoba untuk mengembangkan bisnis kami yaitu beras Carita Makmur ke khalayak. Walau saat ini penyebarannya hanya sebatas ASN, tapi kita akan tetap menjaga hal itu agar bisa kita kembangkan,” ucapnya.

Baca Juga  PKL Flyover Pindahan Pasar Cileungsi

Direktur Umum (Dirum) PD Pasar Tohaga, Dadun Abdurazaq mengakui, mengelola pasar bukan hal yang mudah. Namun pihaknya yakin,  di bawah kepemimpinan koleganya, PD Pasar Tohaga mampu menjadi BUMD ujung tombak Kabupaten Bogor.

“Memang kan didalam sebuah pasar itu terdapat banyak jenis karakter orang. Kita coba selesaikan satu masalah, yang lain nanti muncul lagi. Intinya kami siap untuk meningkatkan PAD yang sudah baik pada masa kepemimpinan jajaran direksi yang sebelumnya,” pungkasnya.(cr2/c/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *