TNI Bantu Warga Buanajaya Buka Jalan

by -

METROPOLITAN – Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Tanjungsari, Bambang Tresno Sauhari, memuji aksi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 membuka jalan setapak sepanjang 2,5 kilometer di wilayah Desa Buanajaya.

“Kami berterima kasih atas TMMD 106 yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat untuk kelancaran mobilitas orang dan barang masyarakat di sekitarnya, ” katanya.

Bambang menilai proses pembukaan jalan yang akan membentang dari Kampung Babakangaduh, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari menuju perbatasan Kampung Telagatonggoh, Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur tergolong cepat. Kini sejak dimulai pada Minggu (15/9), pembukaan jalan telah mencapai 24 persen atau seperapatnya dari target, sekitar 500 meter lebih ditambah pembangunan fasilitas lainnya.

Baca Juga  Pramuka Hindari Kenakalan Pelajar

Sementara itu, Danramil 2108/Cariu Kapten Inf Slamet Ruyadi selaku Koordinator Lapangan TMMD tersebut mengatakan, pembukaan jalan setapak sepanjang 2.570 meter atau lebih kurang 2,5 kilometer itu bertarget selesai selama 30 hari.

“30 hari pengerjaannya, pembukaannya bisa antara 2 Oktober, tanggalnya belum tahu persisnya melihat situasi, ” katanya.

Slamet menyampaikan ide TMMD membuka jalan setapak yang menghubungkan antara dua kabupaten berdasar pada analisa bahwa akses jalan tersebut justru diperlukan warga Kampung Telagatonggoh, Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur yang jauh mengakses kantor desanya sendiri.

“Dibilang terisolasi Kampung Babakangaduh tidak juga, karena sebenarnya warga Cianjur yang banyak aktivitasnya ke Kampung Babakangaduh untuk sekolah, untuk ke puskesmas. Kasihan anak sekolah jalan 2,5 kilometer, ” jelasnya.

Baca Juga  TMMD Bogor Hari ke-6, TNI dan Warga Geber Pembukaan Jalan dan Perbaikan Musala

Sebenarnya, terang dia, ada jalan yang sudah dicor agar Kampung Cibeureum, tapi sebelum sampai ke kampung itu ada jalan setapak sampai perbatasan Cianjur. Atas kendala itu, sebanyak 30 warga dibantu 100 prajurit TNI akan membuka berbagai akses di wilayahnya.

“Kegiatan dari gerakan warga ada Pak RT dan RW kalau warganya lagi nggak ikut siskamling atau pengajian akan bantu kami. Ada juga seratusan prajurit, setelah pembukaan mereka tidur di desa itu membaur bersama masyarakat, ” terangnya. (ber/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.