Warga Sukamulya Blokir Jalan

by -

RUMPIN – Sejumlah warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, memblokir jalan rusak dengan batang bambu dan batu. Sebab, warga sekitar mengaku resah terkait rusaknya infrastruktur jalan yang dilintasi truk angkutan tambang tersebut.

Pantauan Metropolitan di lokasi, sejumlah truk pengangkut hasil tambang yang sempat tertahan di Jalan Raya Cicangkal, Legok, Kecamatan Rumpin, merupakan akses menuju Cisauk Tangerang sempat tertahan dengan adanya aksi penutupan jalan tersebut.

Warga Kampung Peusar, RT 05/01, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Ridwan (30), mengatakan, jalan ini sering dilintasi truk besar, galian tanah karena adanya pemortalan di Jalan Raya Cikoleang, penghubung dua Kabupaten yaitu Tangerang dengan Bogor.

”Truk colt diesel beralih ke sini. Sedangkan kondisi jalan rusak ketika dilintasi truk-truk itu akan bertambah rusak dan menimbulkan debu serta bising knalpot truk yang berlalu lalang. Apalagi, saat ini musim kemarau, debu jalan sangat mengganggu, warga ingin ada penyiraman jalan untuk sementara sebelum ada perbaikan jalan,” terangnya.

Ridwan menambahkan, warga sudah mengadukan permasalahan ini ke Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya, Kecamatan Rumpin tapi belum ada tanggapan. ”Kami akan melakukan aksi lebih besar jika tidak ada tanggapan. Ini warga yang turun baru perwakilan, nanti warga-warga lain kemungkinan akan turun lebih banyak lagi untuk menutup jalan,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Pjs Kepala Desa Sukamulya Agus mengatakan, pemerintah desa itu bukan sebagai eksekutor, karena ranahnya ada di Dishub dan kepolisian. ”Ini bukan ranah kami di Pemerintah Desa Sukamulya, tapi ini adalah ranahnya Dishub dan kepolisian, permasalahannya kaitan tentang muatan yang berlebihan atau masalah lalulintas. Pemerintah Desa hanya memfasilitasi masyarakat,” imbuhnya.

Agus menambahkan, truk-truk itu melewati Jalan Raya Cikoleang Cisauk, menuju Tangerang, karena ada pemortalan sehingga truk tersebut tidak bisa lewat dan beralih ke jalan ini. ”Warga di sana mengeluh debu dengan jalan rusak. Apalagi ketika dilewati truk yang bermuatan jalan rusak itu akan bertambah rusak, warga sekitar mengeluhkan hal itu,” tukasnya. (sir/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *