Ade Yasin: MTQ Jadi Ajang Pengembangan Diri

by -253 views

METROPOLITAN – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 42 Tingkat Kabupaten Bogor resmi dibuka, kemarin. Kegiatan MTQ ini bukan hanya kegiatan formalitas, namun sebagai suntikan energi bagi umat islam dalam membumikan Al-Qur’an.

Seperti yang diungkapkan Bupati Bogor, Ade Yasin saat membuka acara tersebut di Pondok Pesantren Darul Ulum Lido, Kampung Muara Jaya, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong.

Ade Yasin berharap para peserta MTQ dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baikanya untuk meningkatkaan pemahaman dan kualitas tilawatil Qur’an. Sehingga dapat mewakili Kabupaten Bogor di event-event tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

Ade pun berpesan, kedepan pembinaan MTQ harus lebih baik mulai dari tingkat anak-anak sampai dewasa, peserta juga harus asli dari Kabupaten Bogor dan juga tentunya mendorong terwujudnya program panca karsa khusunya karsa bogor berkeadaban melalui cinta Al-Qur’an. “Ini menjadi salah satu sumber kesejukan, menjadi sumber mata air melimpahnya ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariah,” ujarnya.

Selain itu, MTQ ini dianggap menjadi ajang pengembangan diri bagi para peserta dalam mengasah bakatnya. Sehingga, lanjut Ade Yasin, kegiatan tersebut perlu didukung oleh semua pihak. “Ini memang sudah menjadi agenda rutin, sehingga perlu ada peningkatan yang lebih lagi. Dan semua pihak pun harus mendungkung karena ini ajang pengembangan diri bagi para peserta,” kata dia.

Baca Juga  Korpri Bangun Masjid Khadamul Ummah III Rp400 Juta

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi kegiatan yang bisa meningkatkan akhlakul karimah bagi masyarakat Bumi Tegar Beriman. Ia menerangkan bahwa pembinaan karakter masyarakat Kabupaten Bogor memang harus dipupuk sejak dini dan kegiatan MTQ adalah wadah yang tepat.

“Hal seperti ini bisa menjadi landasan bagi dunia pendidikan. Karena yang saya lihat pendidikan karakter bagi anak-anak jaman sekarang sangat kurang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Bogor saat ini juga harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah, baik dari segi infrastruktur ataupun kurikulum pendidikan, untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang maju.

Dilokasi yang sama, Ketua Pelaksana Asep Ahdiyat Sudrajat, merasa bersyukur karena Kecamatan Cigombong ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke-42 Kabupaten Bogor. Sekretaris Camat Cigombong itu juga menerangkan bahwa ada tujuan dari kegiatan MTQ.

Baca Juga  Kapolda Jabar Kunjungi Korban Banjir di Bogor

“Pertama itu sukses penyelenggaraan, kedua sukses administrasi, dimana keterbukaan anggaran bisa dipertanggungjawabkan oleh kami. Ketiga, sukses prestasi dan terakhir sukses ekonomi, yang artinya kegiatan MTQ ini bisa mendongkrak ekonomi warga Cigombong,” terangnya.

Antusias masyarakat Cigombong sangat terlihat jelas saat dibukanya gelaran MTQ ke-42 tahun 2019. Ribuan masyarakat tumpah ruwah dijalanan untuk mengikuti pawai yang dimulai sejak pagi hari tadi.

Adapun lomba-lomba pada kegiatan MTQ ke-42 Tahun 2019 diantaranya Tilawah Anak-anak dan murotal, Tilawah Remaja dan Cacat Netra, Tilawah Dewasa, Qiro’at Sab’ah Mujawwad, Qiroat Sab’ah Murrotal, Tahfidz 1 Juz dan Tilawah, Tahfidz 5 Juz dan Tilawah, Tahfidz 10 Juz, Tahfudz 20 Juz, Tahfidz 30 Juz, Tafsir Bahasa Arab, Inggris dan Indonesia, Makalah Ilmiah Al-Qur’an, Khatil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an dan Fahmil Qur’an. (cr2/c/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *