Kota Hujan Miskin Pendidik

by -
ILUSTRASI: Seorang guru sedang mengajar di sekolah. Kota Bogor saat ini masih membutuhkan 800 tenaga guru.

METROPOLITAN – Meski menjadi salah satu lumbung penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, kebutuhan tenaga pengajar di sektor pendidikan di Kota Bogor, masih jauh dari harapan. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Jana Sugiana.

Pria yang akrab disapa Jana itu menjelaskan, kebutuhan PNS di bidang tenaga pendidikan di 2020 mencapai 800 guru. Sedangkan, pemerintah hanya menyediakan formasi kuota sekitar 145 untuk calon CPNS guru baru.

“Antara kebutuhan dan penyediaan, masih jauh dari standar,” katanya.

Tingginya kebutuhan tenaga pendidik di Kota Hujan di tahun mendatang, terjadi lantaran banyaknya guru yang bakal pensiun di tahun 2020 nanti. Berdasarkan data yang ada, jumlah guru PNS Kota Bogor menyentuh angka 3667 orang. Itupun masih terbilang belum ideal. “Tahun depan banyak juga guru yang akan pensiun,” singkatnya.

Baca Juga  Tiga Juta Pelamar Ikut SKD Serentak

Jana memprediksi, sekitar 30 persen guru PNS dipastikan bakal menutup karirnya pada 2020 mendatang. Saat ini lanjut Jana, guru di Kota Bogor masih didominasi oleh tenaga honorer. Yang jumlahnya mencapai dua kali lipat, dari total guru yang kedudukannya sebagai PNS.

Seharusnya guru PNS disesuaikan dengan rombongan belajar (rombel) yang dimiliki oleh setiap sekolah. Pemerintah pusat juga mesti menyesuaikan kebutuhan guru sesuai rombel. “Paling jumlah PNS ada empat, sisanya dibantu honorer,” tegasnya.

Tidak hanya itu, kebutuhan guru juga harus disesuaikan dengan jam mengajar selama satu minggu kerja. “Apa lagi nanti ada wacana 40 jam selama seminggu. Artinya penanambahan guru harus sama dengan tambahan jam pengajar juga rombel,” ujarnya.

Baca Juga  April, BKPP Matangkan Persiapan CPNS

Kepala Bidang Formasi Data dan Penatausahaan Pegawai, pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor, Aries Hendardi, mengatakan, jumlah ASN Kota Hujan memang masih jauh dari kata ideal.

Jika melihat dari jumlah penduduk yang mencapai 1,1 juta jiwa, idealnya Kota Bogor memiliki 12 ribu ASN. “Kalau melihat ideal, seharusnya kita memiliki sekitar 12 ribu ASN,” tutur Aries, saat ditemui Metropolitan kemarin siang.

Jika dirinci berdasarkan jenisnya, dari 7012 ASN Kota Hujan, 3914 diantaranya menyandang sebagai jabatan fungsional. Sementara 3098 sisanya, struktural. “Memang jabatan fungsional lebih banyak, tapi tetap saja masih belum ideal. Termasuk dalam sektor pendidikan atau guru,” bebernya.

Baca Juga  Banyak yang Tak Lolos SKD CPNS

Aries menilai saat ini Kota Bogor masih kekurangan ASN. Meski Kota Bogor masih kekurangan ASN, Aries enggan berkomentar banyak mengenai komposisi ASN yang dibutuhkan. “Kekurangannya sekitar 5000 ASN. Khususnya ASN pelayanan dasar seperti guru dan dokter,” tandasnya. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *