Melawan, Polres Bogor Tembak 2 Maling Motor

by -
Tersangka pencurian sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Polres Bogor terpaksa menembak 2 orang maling motor karena berusaha melawan saat diamankan.

2 pelaku yang ditembak merupakan komplotan pencuri sepeda motor yang selama ini terkenal sadis dalam melancarkan aksinya.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, komplotan pencuri sepeda motor ini berjumlah 3 orang dan menyewa kamar kos di kawasan Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Pelaku berinisial IS, IN dan JNL ditangkap 13 Oktober lalu dan sempat melawan. Akibatnya, polisi menghadiahi timah panas kepada dua pelaku.

“Penangkapan kita lakukan di wilayah Nanggewer, terhadap dua pelaku yang melawan kita lumpuhkan dengan timah panas,” kata Joni saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10).

Baca Juga  Pemuda 20 Tahun Curi Motor Warga, Satu Pelaku Berhasil Lolos

Para pelaku juga diketahui merupakan residivis kasus serupa dan pernah ditangkap Polda Metro Jaya.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menunjukkan barang bukti berupa pistol dan samurai yang kerap digunakan pelaku pencuri sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Tak hanya itu, komplotan ini juga terkenal sadis. Dalam setiap aksinya, para pelaku tak segan menembak dan membacok korbannya.

Setiap kali menjalankan aksinya, para pelaku yang berinisial IS, IN dan JNL selalu membekali diri dengan senjata tajam jenis samurai dan pistol.

“Komplotan ini terkenal sadis saat beraksi. Apabila ada perlawanan dari korban, pelaku melakukan penembakan bahkan pembacokan menggunakan samurai,” terangnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Bogor dari komplotan pencuri sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Informasi yang dihimpun, komplotan ini sudah beraksi sejak 2012. Mereka merupakan residivis yang biasa beraksi di wilayah Jawa Barat, DKI hingga Banten.

Karena sudah beroperasi sejak 2012, jumlah motor curiannya diperkirakan mencapai ratusan bangkan ribuan.

Baca Juga  Petani Pandan Wangi Keluhkan Pemalsuan Merek

“Kita sedang kembangkan ke penadahnya, karena dalam sehari mereka bisa mencuri 5 motor. Kemungkinan ada ratusan bahkan ribuan yang sudah diambil dan dijual. Kita akan telusuri penadah dengan menelusuri nomor mesin dan rangka,” ungkap Joni. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.