Pemkot Gandeng Tokopedia dan PNM

by -
HADIR: Wali Kota Bogor, Bima Arya, menghadiri Gebyar UMKM Juara Kota Bogor dan Agribisnis Festival 2019 di Lapangan Kampus IPB Baranangsiang, Sabtu (28/9).

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Tokopedia dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Hal ini untuk meningkatkan pemasaran dan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Hujan.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Wali Kota Bogor, Bima Arya, bersama perwakilan Tokopedia dan PNM di sela pembukaan Gebyar UMKM Juara Kota Bogor dan Agribisnis Festival 2019 di Lapangan Kampus IPB Baranangsiang, Sabtu (28/9).

Menurut Bima, kolaborasi menjadi kunci dalam mengembangkan dan meningkatkan UMKM di Kota Bogor.

Seremoni ini harus diiringi substansi. Persoalan yang dihadapi UMKM dari hulu ke hilir selain pemasaran juga aspek produksi dan permodalan.

Baca Juga  Ini Juara e-Commerce di Indonesia, Yang Doyan Belanja Online Wajib Tahu!

”Kolaborasinya jangan setengah-setengah, tapi harus penuh dan sungguh sungguh. Ini sering saya ingatkan di setiap acara UMKM Kota Bogor. Ini yang harus dimaksimalkan dengan melihat kondisi eksisting dan potensi yang sudah ada,” katanya.

Jika hanya fokus di seremoni, Bima menuturkan, artinya hanya di pemasaran dan itu tidak ada artinya jika hanya menampilkan produk tanpa atensi pada aspek produksi serta permodalan.

Dalam meningkatkan dan mengembangkan UMKM, sambung Bima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak bisa melakukannya sendiri, tapi butuh dukungan pihak lain yang kompeten di bidang permodalan, produksi dan pemasaran.

Saat ini Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor telah melakukan kolaborasi, namun belum dilakukan secara maksimal.

Baca Juga  Program Donasi Anak Yatim selama Ramadan

”Saya ingin clear dari Pemkot Bogor porsinya apa, perusahaan atau corporate porsinya apa, koperasi porsinya apa, perbankan porsinya apa. Sehingga nantinya menjadi kebanggaan bersama ketika di akhir memberikan hasil positif dan signifikan. Intinya, kerja ’keroyokan’ ini harus punya arti bagi UMKM,” ujar Bima.(*/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.