Pupuk Subsidi Khusus Pemilik Kartu Tani

by -

METROPOLITAN – Masyarakat petani Kabupaten Bogor saat ini, hanya bisa membeli pupuk bersubsidi dengan menggunakan kartu tani sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Hal tersebut sudah berjalan sejak diterbitkannya surat edaran bupati Bogor pada Juli 2019. Kepala UPT Pertanian Ciawi, Teguh Iryanto, mengatakan, prosedur pembuatan kartu tani tidak rumit.

Hanya cukup memberikan data fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) beserta nama ibu kandung serta kebutuhan pupuk selama satu tahun atau dua kali musim panen. “Data itu dikumpulkan di PPL lalu diserahkan ke Bank Mandiri, nanti data tersebut akan diinput sampai ke tingkat pusat,”jelas Teguh.

Dengan sistem tersebut, pupuk yang disubsidi pemerintah diharapkan akan tepat sasaran. Sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh para petani. Selain itu bisa mengontrol Harga Eceran Tertinggi (HET). “Bagi petani yang belum memilki kartu tani,maka diharapkan secepatnya mengajukan,agar bisa terdata berapa kebutuhan pupuknya,” ujar Teguh.

Baca Juga  Uji Coba Sistem Jarwo 2:1 Sukses, Hasil Ubinan Petani Pasaman Meningkat Drastis

Untuk kios-kios yang akan mendistribusikan pupuk bersubsidi, bisa mengajukan lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor. “Persyaratan yang harus dipenuhi adalah memiliki surat izin usaha, tanda daftar perusahaan. Nanti Disperindag akan mengajukan ke pusat dan menyampaikan ke distributor berapa kebutuhan pupuk yang harus dipenuhi,” tutupnya. (ash/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.