Sadis, Komplotan Maling Motor Tak Segan Tembak dan Bacok Korban

by -
Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menunjukan barang bukti senjata api jenis pistol yang digunakan pelaku pencurian sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Komplotan maling motor yang dibekuk Polres Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, terkenal sadis. Dalam setiap aksinya, para pelaku yang terdiri dari 3 orang tak segan menembak dan membacok korbannya.

Setiap kali menjalankan aksinya, para pelaku yang berinisial IS, IN dan JNL selalu membekali diri dengan senjata tajam jenis samurai dan pistol.

“Komplotan ini terkenal sadis saat beraksi. Apabila ada perlawanan dari korban, pelaku melakukan penembakan bahkan pembacokan menggunakan samurai,” kata Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10).

Dalam rilis tersebut, Polres Bogor turut menunjukan barang bukti berupa samurai, pistol berikut peluru dan berbagai mata kunci leter T.

Baca Juga  Wah Reza Rahadian Bikin Netizen Patah Hati

Saat ini, Polres Bogor terus melakukan pengembangan. Termasuk menelusuri dari mana pelaku mendapatkan senjata api.

“Untuk senjata api juga kita masih kembangkan. Kita belum tahu ini didapat dari mana, dari dekat rumahnya di Lampung atau dari mana,” terangnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Bogor dari komplotan pencuri sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Salah satu pelaku sendiri diamankan saat mencuri motor di daerah Kemang, Kabupaten Bogor, belum lama ini. Saat itu, pelaku sempat akan menembak korbannya karena berusaha melawan. Beruntung, aksi tersebut keburu digagalkan warga.

Sebelumnya, jajaran Satuan Reskrim Polres Bogor berhasil membekuk komplotan maling motor di rumah kosan yang mereka sewa di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, (13/10).

Dalam sehari, mereka menargetkan mencuri lima sepeda motor.

Baca Juga  Sempat Pingsan 2 Kali, Pengedar Narkoba di Bogor Tewas Usai Ditangkap Polisi

Informasi yang dihimpun, komplotan ini sudah beraksi sejak 2012. Mereka merupakan residivis yang biasa beraksi di wilayah Jawa Barat, DKI hingga Banten.

Karena sudah beroperasi sejak 2012, jumlah motor curiannya diperkirakan mencapai ratusan bangkan ribuan.

“Kita sedang kembangkan ke penadahnya, karena dalam sehari mereka bisa mencuri 5 motor. Kemungkinan ada ratusan bahkan ribuan yang sudah diambil dan dijual. Kita akan telusuri penadah dengan menelusuri nomor mesin dan rangka,” ujar Joni.

Tersangka pencurian sepeda motor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menjelaskan, dalam melakukan aksinya komplotan ini hanya membutuhkan waktu beberapa detik.

Mereka menggunakan kunci letter T dengan berbagai mata kunci. Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap diketahui sempat beraksi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, belum lama ini.

Baca Juga  Hati-hati, Bogor Geger Pencabulan Anak Modus Tanya Alamat

“Iya salah satunya itu. Dia bawa pistol di Kemang itu kan. Saat mau ditangkap juga melawan jadi kita lumpuhkan,” ungkap Benny. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.