Sebulan, Polres Bogor Gulung 38 Bandar Narkoba

by -
Satnarkoba Polres Bogor mengamankan 38 tersangka bandar narkoba berikut barang bukti sabu, ganja dan obat keras selama sebulan belakangan. Hal itu diungkap saat rilis di Mako Polres Bogor, Jumat (11/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Polres Bogor berhasil meringkus 5 jaringan bandar narkoba di Kabupaten Bogor selama kurun waktu sebulan belakangan. Hasilnya, 38 bandar diamankan dari 25 kasus.

Selain mengamankan para bandar, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sabu seberat setengah kilogram, ganja 1,5 kilogram dan ribuan butir obat keras.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, seluruh tersangka yang diamankan merupakan pengedar atau bandar narkoba. 38 bandar itu ditangkap di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

“Satnarkoba Polres Bogor selama satu bulan belakangan berhasil mengungkap 25 kasus narkoba dengan 38 tersangka. Ada perempuan juga,” kata Joni saat rilis di Mako Polres Bogor, Jumat (11/10).

Satnarkoba Polres Bogor mengamankan 38 tersangka bandar narkoba berikut barang bukti sabu, ganja dan obat keras selama sebulan belakangan saat rilis di Mako Polres Bogor, Jumat (11/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Menurutnya, ada lima jaringan besar dari pengungkapan kasus narkoba tersebut dan sudah dibabat habis dari kurir sampai bandar. Rata-rata, para pengedar ini berusia 20 – 30 tahun.

“Untuk pekerjaan mereka macam-macam, ada yang buruh, ada juga pengangguran. Proses edarnya lewat jaringan yang sudah dikenal. Sisanya kita cari bandarnya yang kemungkinan ada dari luar Bogor juga,” ungkapnya.

Satnarkoba Polres Bogor mengamankan 38 tersangka bandar narkoba berikut barang bukti sabu, ganja dan obat keras selama sebulan belakangan. Hal itu diungkap saat rilis di Mako Polres Bogor, Jumat (11/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Di tempat yang sama, Kepala Satuan Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam menjelaskan, dari 38 tersangka, 25 di anataranya diketahui berasal dari 6 jaringan. Sementara sisanya terafiliasi dengan jaringan lain dan masih kita usut.

“Pengungkapan peredaran narkoba ini menjadi tugas semua. Kami juga membutuhkan kerja sama masyarakat, BNN, Lapas dan pihak lainnya untuk bersama-sama memerangi narkoba,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *