Silaturahmi sekaligus Minta Arahan Istri Gusdur

by -
SILATURAHMI: Pengurus FKBR bersilaturahmi dan minta wejangan istri almarhum Gusdur, kemarin.

METROPOLITAN – Jajaran pengurus Forum Kebangsaan Bogor Raya (FKBR) mengunjungi mantan ibu negara Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan, kemarin. Rombongan Forum Kebangsaan Bogor Raya yang terdiri dari Ketua Kiai Ahmad Suhadi, didampingi Wakil Ketua Ikha Kohongia, sekretaris Fadil Ismail Rizki serta anggota penasehat Asep Mulyadi, diterima langsung sekitar pukul 13:00 WIB.

Ketua FKBR Kiai Ahmad Suhadi mengatakan, selain silaturahmi, tujuan kunjungan tersebut guna memohon nasehat serta arahan dari Shinta Nuriyah Wahid. “Saya juga menyampaikan apa itu Forum Kebangsaan Bogor Raya dan visi misi dari forum ini serta jajaran anggota juga organisasi yang bergabung dalam Forum Kebangsaan Bogor Raya,” ujarnya.

Forum Kebangsaan Bogor Raya, dideklarasikan di Kecamatan Kemang dan berisikan berbagai elemen organisasi masyarakat seperti Nahdatul Ulama, Muslimat NU, GP Anshor, Mahasiswa UNUSIA, Ahmadiyah, Pemuda Lintas Agama dan Keyakinan, aliansi ormas dan lainnya. Dia juga memaparkan, visi misi FKBR adalah menanamkan nilai nilai kebangsaan menolak pemikiran radikalisme, intoleran dan ektrimis khususnya di wilayah Kabupaten Bogor. “Kami juga bertekad menjaga dan terus membangun nilai – nilai kemanusiaan demi terwujudnya keadilan sosial di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sementara itu, Anggota Dewan Penasehat FKBR Asep Mulyadi menambahkan, forum ini dibentuk dan hadir karena rasa kepedulian elemen masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai tempat kehidupan bagi masyarakat yang aman, damai dan bertoleransi serta saling bersatu.

Sedangkan Shinta Nuriyah Wahid mengakut senang dan mendukung hadirnya FKBR. Menurutnya, semua warga negara Indonesia harus terus mendukung dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Negara ini adalah negara Pancasila berlandaskan Bhineka Tunggal Ika. Jadi kita harus bersama-sama bersatu dalam Persatuan Indonesia. Lakukan terus dialog dan diskusi yang baik dan bijak dengan kelompok – kelompok yang intoleran,” pungkasnya. (khr/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *