Bawaslu Bogor Buka Sekolah Kader Pengawasan

by -

METROPOLITAN.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor membuka Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) 2019.

Nantinya, lulusan SKPP ini akan menjadi motor dalam mengedukasi masyarakat terkait aturan kepemiluan.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor sekaligus Kepala Sekolah Kader Pengawasan Burhanudin mengatakan, ada total 118 orang yang mendaftar SKKP 2019.

114 di antaranya telah lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes wawancara hari ini, Jumat (22/11).

“Pengumumannya 23 November, nanti kita ambil 90 orang dan mereka akan mengikuti pendidikan selama lima hari,” kata Burhan.

Menurutnya, para pendaftar merupakan masyarakat Kabupaten Bogor dari berbagai elemen.

Mereka disiapkan untuk mendorong terbangunnya pengawasan partisipatif di lingkungannya.

Baca Juga  Dorong Pengawasan Inklusif, Bawaslu Bogor Buka Pintu Lebar untuk Disabilitas

“Mereka nanti jadi motor di wilayahnya, mulai yang terdekat dari keluarga, komunitas, dan masyarakat. Mereka menjadi simpul untuk mendorong partisipasi pengawasan,” terangnya.

Senada, Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah mengaku lulusan SKPP akan menjadi embrio pengawasan partisipatif di Bogor.

Ada beberapa topik utama yang akan dipelajari pendaftar. Mulai dari pembangunan dan karakter kepemimpinan, pengawasan pemilu di Indonesia, sistem politik dan pemerintahan hingga analisis kasus.

“Pemateri sendiri daro berbagai ahli di bidangnya. Nanti mereka juga mengikuti praktik lapangan, turun ke masayarakat langsung,” ujar Irfan.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor Divisi Sengketa Ridwan Arifin mengungkapkan, pengawasan pesta demokrasi tak bisa hanya dilakukan satu lembaga saja.

Baca Juga  Duh, Rumah Si Cantik Kendall Jenner Dirampok

Seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dan peka untuk meminimalisasi segala bentuk kecurangan pemilu.

“Kita ingin demokrasi ini semakin berkualitas. Pengawasan partisipatif masyarakat sangat dibutuhkan. Semoga sekolah pengawasan ini nantinya bisa menularkan segala hal terkait kepemiluan dan demokrasi yang baik,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *