Jadi Perumda, PD Pasar bakal Punya Anak Perusahaan

by -
POTENSI: Warga saat berbelanja di Pasar Bogor. PD Pasar akan mempunyai anak perusahaan.

METROPOLITAN – Menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54 tahun 2017, bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perseroan Daerah (Perseroda), Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) akhirnya disulap jadi Perumda, sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 2019, per Oktober lalu.

Hal itu bakal mempengaruhi jalannya roda perusahaan yang kini dipimpin Direktur Utama (Dirut) Muzakkir itu. Mulai dari struktur organisasi, perluasan sektor pendapatan perusahaan, pemegang saham, hingga Penyertaan Modal Pemerintah (PMP). Saat ini, Perda tersebut tinggal menunggu untuk disahkan Peraturan Wali Kota (Perwali).

“Posisi sekarang kami sedang koordinasi dengan Bagian Hukum Pemerinrah Kota (Pemkot) Bogor untuk mempersiapkan perwali-nya. Sekarang ya sudah Perumda,” kata Direktur Umum (Dirum) PD PPJ Jenal Abidin saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Baca Juga  PKB Dorong Optimalisasi Pengelolaan BUMD

Perda tersebut, sambung dia, baru diterima oleh direksi sekitar dua-tiga minggu lalu. Ia menyebut peraturan itu menjadi konsekuensi dari aturan pemerintah pusat bahwa BUMD harus jadi Perumda atau Perseroda. Bedanya, menjadi Perumda, Pemkot tetap menjadi pemilik saham seluruhnya. Sedangkan jika Perseroda, pemkot hanya memiliki saham 51 persen.

Perubahan itu, kata Jenal, akan mempengaruhi banyak hal. Diantaranya soal perluasan potensi pendapatan. Nantinya, bisa membuat seperti anak perusahaan berbagai jenis usaha, yang meskipun berbeda tapi masih berkaitan dengan pasar.

“Perumda bisa membuat berbagai jenis usaha, bisa inovasi. Contoh, PD Pasar bisa masuk sektor distribusi komoditi, atau buat hotel dan skema parkir. Asalkan terintegrasi dengan pasar,” ujarnya.

Baca Juga  PILIH PACAR ATAU PRIA BERISTRI

Namun, ia enggan menyebut ancer-ancer ‘anak perusahaan’ apa yang akan dibuat oleh “Nanti lah itu mah,” imbuh Jenal.

Termasuk, kata dia, struktur organisasi yang ada di PD PPJ. Beberapa istilah akan mengalami penyesuaian, misalnya Kepala Bagian (Kabag) menjadi Manajer. Selain itu, dimungkinkan untuk rasionalisasi jabatan.

“Tapi itu masih belum final. Tergantung keputusan direksi, bisa ada kabag atau mengurangi. Yang jelas pakem kita efisiensi, atau nambah bidang bisa saja. Kita masih kaji. Yang penting aturan kita jalankan,” pungkasnya. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *